BIDIK NEWS | JEMBER- Harga telur yang mendadak menjadi selangit alias tinggi , membuat masyarakat menjadi resah. Hal itu terjadi diseluruh daerah diseluruh Indonesia . Begitu juga yang terjadi di Jember. Jawa Timur . Harga telur selangit membuat masyarakat menjerit . Seperti di Pasar Tanjung yang merupakan pasar induk di Jember , harga telur mencapai harga Rp 24 ribu perkilogramnya .Hai ini dibenarkan , Siti Toyyibah warga Talangsari Jember , salah satu pedagang telur yang sempat kami ditemui BIDIK News membenarkan , bahwa harga telur saat ini tidak menentu”.
Sewaktu waktu harga bisa berubah berkisar antara Rp 23 – 24 ribu per kilo, ” ujarnya . Namun mengenai pasokan telur , ” Alhamdulillah lancar lancar saja ,” Masih kata Siti Toyyibah. Harga telur yang selangit, tenrunya berdampak terhadap para pedagang makanan yang sebahagian besar membutuhkan telur sebagai bahan bakunya .
Rahmat (30) warga Rambipuji salah satu pedagang nasi goreng yang berjualan di Jl. Gajah Mada mengeluh , ” Naiknya harga telur ini sangat kami keluhkan, ‘ katanya
Bagaimana tidak , Namun pendapatan menurun pengeluaran bertambah tentu ini membuat kami rasa tertekan dan ini perlu perhatian dari pemerintah, ” Harapan kami bagaimana pemerintah secepatnya bisa menstabilkan harga telur dipasaran sehingga normal seperti sediakala , ” Pungkasnya. Hal itu juga dirasakan , Edo (28) karyawan Toko Roty Nayla mengatakan ,” Kalau harga telur yang didapat dari Pasar Balung berkisar antara Rp 22 hingga 24 ribu dimana pada produk tertentu terpaksa kami naikkan harga, ” tandasnya.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember , Anas Ma’ruf merasa ikut prihatin dengan harga telur yang tidak stabil ini , ” lni akibat ulah spekulan aja, dimana pada dasarnya pasokan mencukipi, diharapkan masyarakat tidak perlu panik atas persoalan tersebut, karena kita terus koordinasi dengan Dinas peternakan untuk senantiasa melakukan pemantauan bagi memastikan harga telur stabi, ” ujarnya .( Monas)










