BANYUWANGI | bidik.news – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi yang saat ini masih berstatus Penjabat (Pj) atau belum definitif, mendapat tanggapan beragam beragam dari kalangan masyarakat.
Pj. Sekda Guntur Priambodo menduduki jabatan yang ditinggalkan Mujiono yang mendampingi Ipuk Fiestindani maju untuk kedua kalinya dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi.
Salah satu aktivis anti korupsi Banyuwangi, Edy Hariyanto mengungkapkan, tidaklah mudah dan ringan tugas baru yang diemban oleh seorang Guntur Priambodo.
Karena, selain berperan sebagai punggawa terdepan di dalam memimpin birokrasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan administrasi dan koordinasi berbagai unit satuan kerja di pemerintahan daerah Kabupaten Banyuwangi, disisi lain Guntur Priambodo harus siap untuk menyiapkan karpet merah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas daerah demi suksesnya pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi.
“Sangat tidak berlebihan apabila setelah pemilihan Bupati dan wakil Bupati Banyuwangi dinilai terlaksana sangat sukses, dukungan deras mengalir agar Guntur Priambodo segera dilantik menjadi sekretaris daerah definitif di Pemkab Banyuwangi,” ujar Edy yang akrab disapa Edy Gempur ini.
“Untuk membangun pemerintahan yang beretika, Guntur Priambodo harus segera dilantik menjadi pejabat sekretaris daerah definitif. Jangan sampai jabatan sekretaris daerah di Banyuwangi terkesan dipolitisasi. Hal ini untuk menepis isu miring tentang adanya matahari kembar di Pemkab Banyuwangi,” imbuhnya.
Maka dari itu, Edy berpesan, harus segera ada jawaban dan tidak menunda-nunda pelantikan Guntur Priambodo menjadi pejabat sekretaris daerah definitif.(nng)











