JEMBER – Tumbuh suburnya semangat usaha dikalangan masyarakat dimasa pandemi covid-19 saat ini merupakan hal positif, berdirinya warung-warung baru atau usaha baru baik yang dilakukan secara online atau dengan buka lapak di pinggir-pinggir jalan maupun depan rumah.22 Agustus 2020
Bagi sebagian orang, ini hanya batu loncatan di saat kondisi ekonomi terpuruk akibat pandemi covid-19 yang tak kunjung selesai ini.
Di sepanjang jalan begitu banyak berdiri warung-warung tempat usaha, tidak kalah seru, begitu banyak sekali para pelaku usaha kuliner dadakan menjajakan hasil kreasinya melalui daring.
Dengan tidak adanya kegiatan sekolah secara tatap muka, dan banyaknya pekerja yang dirumahkan, usaha kecil-kecilan menjadi alternatif bagi banyak masyarakat untuk tetap bertahan hidup.
Seperi halnya yang dilakukan Mutmainah (36) warga Dusun Tanjungsari Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Jember yang kini mulai berjualan di pinggir jalan Balung – Kemuning, tepatnya di timur Balai Desa Glundengan.
Ibu rumah tangga yang satu ini bekerja siang malam demi ingin memastikan dapur tetap berasap, dan anak tetap bisa kuliah.
Di awal pagi sekira jam 02:00 dini hari, dirinya ke pasar basah untuk belanja sayur mayur, dan keperluan dapur bagi warga dilingkunganya, saat masih sekolah buka pada pagi harinya langsung berjualan di sekolah.
Seiring berjalannya waktu ,keadaan berubah, ditambah lagi kondisi pandemi yang tak kunjung ada penghujungnya. Linjo semakin banyak dan sekolah tidak lagi buka, kondisi tersebut cukup memberi tekanan kepada banyak keluarga.
Dengan berbekal pengalaman, semangat serta dukungan keluarga, Mutmainah atau lebih akrap disapa Nbak Mut ini memberanikan diri berjualan dipinggir jalan.
Dengan menu makanan ala deso, seperti rujak petis, rujak lontong, dan lontong kecap serta aneka jenis gorengan, dirinya memberanikan diri untuk mengais rejeki.
Tidak sah rasanya kalau gak ada nasi pecel dan lontong pecel, di warung yang baru dua Minggu di bangun ini menu kesukaan wong deso ini juga turut disediakan.
Selain menu diatas, ada menu spesial yang menunggu para pelangganya, mie goreng mamak dan mie ayam ala D’Monas Family perlu dicoba.
Lebih spesial lagi bagi peminat nasi lemak, anda tidak perlu jauh-jauh ke Malaysia atau ke Singapure untuk menikmati nasi lemak original, cukup. pesan saja di “Warung Nbak Mut” Insa Allah anda puas.
” ini adalah ikhtiar kami, dan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia kami, khusunya warga Tanjungsari Desa Glundengan yang telah banyak mendukung usaha kami,” ungkapnya.
Meski kurang mendapat perhatian dari pihak terkait, semangat ingin membagun usaha dan keinginan untuk menjadikan kegiatan yang dirintis menjadi penopang hidup keluarga tidak pernah pudar bahkan semangat tersebut terus berkobar. (Monas)











