BIDIK NEWS | SURABAYA – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) memperpanjang kontrak kerjasama dengan Osaka City University, Kamis (26/7). Perpanjangan kerjasama itu ditandai penandatangan MoU antar keduanya yang diwakili Wakil Dekan II FK Unair, Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp. OG (K) dan Dekan Fakultas Kedokteran Osaka City University, Prof Kenji Ohata. MD., Ph.D.
Guru Besar Unair bidang Ilmu Bedah Saraf, Prof. Dr. Abdul Hafid Bajamal. dr., Sp. BS (K) mengatakan, penandatangan dilakukan sebagai pembaharuan atas kerjasama yang telah dilaksanakan sejak 2013.
“Saya berharap, kerjasama ini dapat menguntungkan kedua belah pihak dan saling melengkapi. Selain menangani bedah saraf, juga bisa menangani bidang neurology, patology, rehabilitation medicine, dan lain-lain,” ungkapnya.
Sebagai contoh, lanjut Abdul Hafid, adalah kasus tumor yang ada di Indonesia dan Jepang sangat berbeda. Pada umumnya di Jepang tumor yang dideteksi dominan berukuran kecil. Kalau di Indonesia rata-rata berukuran besar. “Sehingga proses pengangkatan tumor juga dilakukan dengan teknik berbeda,” katanya.
Sementara Budi Santoso menambahkan, pada beberapa kasus, Indonesia memiliki case yang lebih unggul terkait tumor. Di Jepang rata-rata tumor berukuran kecil, sehingga dalam pembedahan juga lebih mudah. Lain halnya di Indonesia yang dominan besar tumornya.
“Kami harapkan, MoU ini bisa saling melengkapi terkait pembelajaran-pembelajaran tersebut,” ujarnya.
Sedangkan Prof Kenji Ohata menuturkan, kerjasama ini akan terus terjalin (long lasting). Kontrak akan terus diperbaharui untuk upaya pengembangan medis antar negara. Juga untuk menyongsong Unair menuju perguruan tinggi 500 besar dunia World Class University.
“Ke depan, kerjasama ini tidak hanya membahas skill operasi, melainkan publikasi jurnal, memberi kuliah kepada mahasiswa S1 maupun S2, memberi pelajaran tentang bagaimana publikasi jurnal internasional,” ucapnya.
Kerjasama keduanya berlangsung lantaran Unair memenuhi kualifikasi sebagai universitas ternama yang menangani medis, terutama di bidang bedah saraf. Sehingga ke depan akan dilakukan pertukaran dokter antar kedua universitas.
Sebelumnya Prof Kenji Ohata 2 kali datang ke Unair pada MoU yang pertama. Prof Kenji juga pernah dimintai bantuan melakukan operasi tumor.
Juga pada MoU pertama sudah dilakukan student exchange mahasiswa S1 ke Osaka terkait dengan research selama 1 bulan. (hari)










