SURABAYA | bidik.news – PLN Nusantara Power (NP) tengah menyiapkan ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata 192 MWp. Hal ini tertuang dalam penandatanganan MoU antara PLN NP dengan Perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA) Masdar pada UEA-Indonesia Economic Forum di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (21/9/2023).
MoU dilakukan oleh Dirut PLN NP Ruly Firmansyah dengan President Director Masdar Fatima Almadhloum Alsuwaidi yang disaksikan oleh Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Al Mazrouei, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto, Dubes UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, serta Dirut PT PLN Darmawan Prasodjo.
Luhut menyampaikan, telah membentuk satuan tugas untuk mempercepat proses kemitraan investasi antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA). Salah satu bidang yang akan digarap adalah percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT).
“Indonesia memiliki berbagai potensi pengembangan EBT yang strategis. Salah satunya di Ibu Kota Negara (IKN) yang sedang tahap pengembangan. Melalui forum ini investor akan melihat berbagai potensi yang ada, terutama dalam bidang EBT”, jelas Luhut.
Suhail pun menambahkan, kerja sama bilateral Indonesia dan UEA sudah terjalin melalui pembangunan PLTS Terapung Cirata. Menurutnya UEA akan selalu siapa mendukung dan bermitra dengan industri energi terbarukan di Indonesia.
“Saya mengucapkan selamat atas akan segera terselesaikannya PLTS Terapung Cirata yang merupakan proyek energi bersih. Indonesia memiliki beragam keunggulan lokasi geografis dengan potensi sumber daya alam yang melimpah,” terang Suhail.
UAE-Indonesia Economic Forum membahas kontribusi Indonesia dan UEA terhadap pertumbuhan ekonomi regional di ASEAN serta peluang kerja sama yang sudah dan mungkin terjalin di masa mendatang.
Ruly Firmansyah turut menyampaikan harapan besar transisi energi di Indonesia melalui pengembangan PLTS Terapung Cirata. Menurutnya, dengan kapasitas PLTS Terapung yang sekarang mencapai 192 MWp sudah menjadi salah satu PLTS Terapung dengan kapasitas besar di dunia.
“Kami (PLN NP) bekerja sama dengan Masdar melakukan penelitian dalam pengembangan PLTS Terapung Cirata menjadi lebih besar. Melihat potensi dan luas lahan danau cirata yang bisa digunakan, ekspansi ini sangat mungkin dapat dikerjakan,” ujar Ruly.
PLTS Terapung Cirata berkapasitas 192 MWp dibangun PLN NP melalui anak perusahaannya PLN Nusantara Renewables berkolaborasi dengan perusahaan energi Masdar dari Uni Emirat Arab saat ini tengah memasuki proses finalisasi dengan kepemilikan saham PLN Nusantara Renewables 51% dan Masdar 49%.
PLTS ini proyek yang akan mendukung terwujudnya Net Zero Emission pada 2060. PLTS yang menempati area seluas 200 hektar ini akan menghasilkan energi 245 juta kWh per tahun dan dapat memasok listrik setara untuk 50.000 rumah tangga.











