SURABAYA | bidik.news – Swayanaka Surabaya bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Sarjana Terapan Administrasi Negara (HIMA STAN) mensosialisasikan sosial budaya bertema “Harmoni Kebudayaan Dalam Pendidikan Untuk Kesejahteraan Anak-Anak”.
Kegiatan digelar, Sabtu (3/8/2024) di Rumah Singgah Yatim Dhuafa Kemayoran, Surabaya.
Dokter Muda berprestasi Yovita Alviana, S.Ked selaku Duta Swayanaka Indonesia 2024 menjadi salah satu pemateri pada kegiatan ini menyampaikan kepada anak-anak, bahwa harus bangga dengan tradisi, bahasa, seni, dan adat yang dimiliki Indonesia. Mulai dari cara mengenal, mencintai, menjaga, melestarikan, dan mengkolaborasikan antara adat dan kesenian budaya.
Pada akhir sesi materi, Yovita Alviana melakukan sesi tanya jawab kepada anak-anak dengan hadiah beberapa goodie bag yang diberikan bagi anak-anak yang dapat menjawab pertanyaan dengan benar mengenai materi yang telah dijelaskan. Tampak anak-anak terlihat aktif, antusias dan mampu menjawab setiap pertanyaan yang diberikan.
HIMA STAN juga mengundang Putra Unesa M. Zulfikar Dzikri sebagai pemateri yang membahas seputar “Budaya 5S” dan menjelaskan, setiap bagian dari Budaya 5S, yang meliputi, Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Anak-anak juga diajak mempraktikkan secara langsung setiap bagian dari Budaya 5S.
Putra Unusa Zulfikar dan anak-anak terlihat antusias dan senang saat menyanyikan lagu “Budaya 5S” bersama-sama. Ia juga menjelaskan mengenai 4 kata ajaib yang harus selalu digunakan anak-anak, yakni “Terima kasih”, “Maaf”, “Tolong”, dan “Permisi”.
Dengan sambutan hangat dari keluarga Rumah singgah dan kerjasama yang baik diantara Swayanaka Surabaya dengan HIMA STAN, kegiatan ini dapat berjalan lancar. Diharapkan anak-anak di Indonesia tidak hanya terbuka dengan kesehatan, namun juga mengetahui dan mendalami mengenai sosial budaya di Indonesia. Sehingga budaya-budaya di Indonesia dapat tetap dijaga dan terlestarikan.











