SURABAYA – Untuk mengantisipasi puncak sebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur , Jatim mendesak Pemprov, untuk mendirikan rumah sakit darurat Covid-19. Pendirian rumah sakit tersebut, bisa memanfaatkan beberapa Gedung yang dimiliki pemerintah yang tersebar di Jatim.
“Saya mengambil contoh di Jakarta dibangun rumah sakit darurat Covid-19 dengan memanfaatkan wisma atlet. Di Jatim banyak sekali Gedung milik Pemprov seperti wisma atlet atau obvit lainnya yang dikelola Pemprov maupun Pemkab/Pemkot untuk rumah sakit darurat covid-19,”ungkap dr.Agung Mulyono, Senin (6/4).
Selain itu, Politisi Asal Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim menyampaikan bahwa selain menyiapkan rumah sakit darurat tersebut, nantinya juga dilengkapi dengan tenaga medis dan peralatan khusus yang menangani Covid-19.
“ Selama ini pasien Covid-19 dirujuk di semua rumah sakit di seluruh Jatim. Padahal disitu juga dirawat pasien sakit umum atau pasien penyakit lainnya di luar Covid-19. Sekarang ini ketakutan masyarakat untuk datang kerumah sakit, karena kawatir tertular Covid-19. Harus ada rumah sakit darurat dan tenaga medis khusus yang merawat pasien Covid-19,” terangnya.
Keberadaan rumah sakit darurat Covid-19 tersebut sangat mendesak segera didirikan.
“ Ini sebagai Langkah antisipasi saja menjelang puncak sebaran Covid-19. Kalau tidak terpakai tentunya gubernur sukses mengatasi Covid-19 atau jika terpakai nantinya juga gubernur sudah sukses untuk mengantisipasinya,” tegas Anggota Komisi B DPRD Jatim ini.
Seperti diketahui, Badan Intelijen Negara (BIN), memprediksi penyebaran Covid-19 akan mengalami puncaknya pada Juli 2020. Diprediksi, penyebaran Covid-19 akan mencapai 106.287 kasus.











