TANAH BUMBU – Kepala Desa Mekar Jaya Kecamatan Angsana Kabupaten Tanah Bumbu, menyoal hubungan antara Pemerintahan Desa dengan PT TMA (Taodano Mandiri Abadi) yang merupakan anak perusahaan PT Batulicin Enam Sembilan Group, yang mengelola jalan pengangkutan (hauling) hasil tambang di kawasan Kecamatan Angsana.
Kepada media ini Joko Wiyono, lebih jauh mengungkapkan respons dari PT TMA selama ini cukup bagus dan cepat tanggap terhadap persoalan desa dan warganya.
Tak cuma PT TMA saja, menurut Joko Wiyono perusahaan yang beroperasi di kawasan desanya semua bersikap terbuka dan baik dalam merespons permasalahan desa dan warganya.
“Ini sepengetahuan dan saya rasakan sebagai Kepala Desa selama ini. Kalau bicara tentang kebutuhan masyarakat, maka tentu tak ada yang namanya puas, selalu saja ada yang kurang. Yang penting perusahaan yang beroperasi di kawasan desa kami ini sudah memberikan perhatian terhadap desa dan warga,” tambah Joko Wiyono, Rabu (01/12/21).
Masih menurutnya, jika ada suara warga yang miring terkait keberadaan perusahaan di kawasan Desa Mekar Jaya, apalagi terkait PT TMA itu hanyalah segelintir warga.
“Saya berbicaea apa adanya sesuai apa yang saya ketahui dan rasakan selama ini. Kalau ada tanggapan miring terkait PT TMA, saya tak tahu itu sumbernya dari mana,” tutup Joko Wiyono.
Hal yang sama juga diungkap oleh Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Angsana, Aep Syarifudin.
Menurutnya, selama ini sejumlah perusahaan dan pengelola jalan hauling angkutan batu bara didaerahnya sudah menjalankan tanggungjawab sosialnya kepada masyarakat.
“Selama ini perusahaan perusahaan tersebut, baik pengelola jalan hauling maupun underpass, sudah bekerja dengan profesional, dan telah memberikan kontribusi positif bagi kemajuan desa,” ungkapnya.











