BANYUWANGI | bidik.news – Ribuan kader parpol, simpatisan dan ormas kompak mengantarkan pasangan Ipuk Fiestiandani-Mujiono daftar ke KPU Banyuwangi.
Dengan mengenakan baju putih bawahan hitam, Ipuk-Mujiono berjalan kaki dari posko pemenangan, Kebalenan, diiringi kesenian barong menuju kantor KPU Banyuwangi yang berjarak kurang lebih 800 meter.
Disepanjang jalan, Ipuk-Mujiono melambaikan tangan dan tak henti-hentinya disapa dan dielu-elukan warga. Bahkan, sesekali keduanya berhenti karena antusiasme warga yang berebut ingin bersalaman dan meminta foto bersama.
Ipuk-Mujiono tiba dikantor KPU Banyuwangi sekitar pukul 09.25 WIB, dan disambut Ketua KPU Banyuwangi beserta para komsioner.
Di kantor KPU, Ipuk-Mujiono menyerahkan berkas pendaftaran didampingi perwakilan pengurus parpol pengusung yakni PDIP, NasDem, Golkar, Demokrat, PPP, Gerindra, PKS dan PAN, serta pengurus 8 partai koalisi non parlemen.
Setelah menunggu proses verifikasi yang dilakukan KPU Banyuwangi, akhirnya berkas pendaftaran pasangan Ipuk-Mujiono dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.
Kepada awak media, Ipuk mengucap syukur karena proses pendaftaran berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah, hari ini kami Ipuk-Mujiono telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi periode 2024-2029,” ucap Ipuk.

Untuk kampanye, Ipuk-Mujiono akan menggunakan nama tim Ipuk-Muji dengan tagline ‘Maju Bersama Untuk Semua’.
“Kami ingin membangun Banyuwangi ini tidak hanya untuk satu atau dua elemen, tetapi membangun secara bersama-sama untuk kemajuan bersama,” jelasnya.
Diungkapkan Ipuk, dipilihnya Mujiono sebagai bakal calon wakil bupati yang mendampinginya adalah sesuai dengan tagline dan memang diharapkan semua kalangan termasuk semua partai politik yang menjadi pengusungnya.
Sementara itu, bakal calon wakil bulati, Mujiono yang saat ini masih menjabat Sekda Banyuwangi mengaku telah mengajukan pengunduran diri kepada Bupati Banyuwangi.
“Sesuai dengan peraturan yang berlaku, saat ini kami telah izin kepada pimpinan kami untuk maju sebagai wakil bupati. Kami juga telah mengajukan permohonan pengunduran diri kepada pimpinan kami yaitu Ibu Bupati,” ujar Mujiono.(nng)











