BANYUWANGI – Selama lebih dari 10 hari, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi melaksanakan kegiatan Pelatihan Saksi dan Guraklih (Regu Penggerak Pemilih) di setiap Kecamatan.
Kali ini, pelatihan saksi dan guraklih digelar di Kecamatan Muncar, dan dihadiri langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, Selasa (01/12/2020).
Dengan protokol kesehatan, pelatihan tersebut untuk mempersiapkan, menguatkan dan semakin memanaskan pergerakan mesin partai, guna memenangkan pilkada yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Dikesempatan ini, I Made Cahyana Negara memompa semangat pasukan daratnya. “Ini marwah partai, semua kader PDI Perjuangan wajib bertempur habis-habisan dilapangan memenangkan pasangan yang diusung PDI Perjuangan,” kata Made.

Karena, sambung dia, kader PDI Perjuangan taat dan patuh pada keputusan ketua umum, kalau ada yang mbalelo dari perintah partai dan Ibu Ketum jelas itu bukan kader PDI Perjuangan.
“Bapak dan Ibu sanggup memenangkan Pasangan Ipuk Sugirah?” teriak Made yang langsung dijawab ‘sanggup’ para peserta dan kader PDI perjuangan dengan serentak.
Budi, salah seorang saksi PDI Perjuangan Kecamatan Muncar menyampaikan, untuk di Kecamatan Muncar ini ada sebanyak 500-an kader yang direkrut untuk mengikuti pelatihan yang dibagi 4 shift ini.
“Kami semakin bersemangat memenangkan pilkada ini, apalagi ada yang mengaku kader PDI Perjuangan kemarin, kita akan buktikan kalau kader PDI Perjuangan solid dan sanggup memenangkan paslon 02 Ipuk – Sugirah,” tegas Budi.
Pelatihan Saksi dan Guraklih ini ditargetkan melibatkan 7000 kader se-Kabupaten Banyuwangi yang digelar secara simultan disejumlah Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Selain dibekali dengan tehnik menjadi saksi yang baik, juga dibekali dengan materi ideologi partai dan materi 4 pilar kebangsaan.











