SURABAYA|BIDIK – Anggota DPRD Jatim asal Dapil IX Yayuk Padmi Rahayu merasa terkejut ketika mendengar dari keluhan beberapa warga khususnya warga Bojonegoro dan Tuban menemukan bantuan yang di berikan pemerintah untuk masyarakat miskin tak tepat sasaran alias salah kaprah.
“Berdasar pengakuan para kepala desa di sana dari data yang masuk salah sasaran dikarenakan berpatokan pada data lama dari Badan Pusat Statistik (BPS) ,” terang Yayuk saat di temui di gedung DPRD Jatim, Senin (16/10).
Anggota Komisi E DPRD yang membidangi Kesejahteraan rakyat ini menegaskan dirinya akan mendesak pihak kepala desa harus memintah data yang baru dari pemerintah terkait data yang valid dari pihak BPS.
“Masyarakat miskin yang seharusnya menerima KIP dan KIS serta BLT bantuan dari pemerintah tak ada yang menerima bantuan tersebut dan mereka kecewa karena data BPS tak update data terbaru tentang masyarakat miskin di Bojonegoro dan Tuban,” ucapnya.
Politisi asal Partai Gerindra ini lalu menyebut beberapa daerah yang bantuan pemerintah salah sasaran yaitu di Kecamatan Merak dan Desa Montong di Tuban.
“Seperti desa Kunci kecamatan Dander Bojonegoro serta juga ditemukan bantuan pemerintah salah sasaran,” tegasnya.
Politisi perempuan yang selalu berpenampilan penuh energik ini mengaku pihaknya ( komisi E DPRD Jatim) berharap ke depan BPS segera memperbarui data masyarakat miskin dan masyarakat mampu di Jatim sehingga ke depannya bantuan bisa tepat sasaran dan bermanfaat bagi warga yang benar- benar membutuhkan. (fik)






