BansosSURABAYA – Salah satu fungsi legislatif adalah pengawasan tidak ada salahnya para wakil rakyat yang duduk di DPRD Jatim di libatkan dalam pembagian Bantuan Sosial ( Bansos) bagi warga terdampak virus Covid-19 untuk semua masyarakat yang ada di pelosok daerah yang tersebar di Jawa Timur. Perihal ini di sampaikan Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim
Menurut Drs. H. Subianto, MM mengatakan paling tidak pemerintah provinsi Jawa Timur melibatkan legislatif yang ada di DPRD Jatim karena salah satu fungsinya adalah pengawasan.
” Kita cuma ingin memastikan apakah bantuan sosial tersebut benar -benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan,mengingat para wakil rakyat ini sangat faham dan tahu ekonomi masyarakat di setiap Daerah Pemilihanya ( Dapilnya) sehingga Dewan tahu kalau konstituennya sudah mendapatkan Bansos akibat dampak pandemi Corona, ” Terang Subianto, Minggu ( 3/5).
Politisi asal Partai Demokrat ini memahami bahwa soal bansos ini ditangani oleh Pemerintah selaku lembaga eksekutif namun tidak ada salahnya pemerintah melibatkan lembaga legislatif karena teman – teman DPRD sangat memahami dan bukan berarti kita tidak percaya sama pemerintah namun turunnya kita ikut dilapangan cuma sekedar memastikan agar bantuan tersebut tepat sasaran dan tepat guna mengingat DPRD salah satu fungsinya adalah pengawasan.
” Kami berharap kepada Pemprov Jatim segera melakukan action yang nyata kepada masyarakat guna memberikan bantuan akibat dampak Covid-19. Jangan sampai ada tumpang tindih bahkan jangan ada warga yang tidak menerima karena itu libatkan legislatif untuk penyaluran Bansos hingga daerah Pelosok pedesaan, ” ucapnya.
Anggota Komisi B DPRD Jatim ini juga mengingatkan Pemerintah Provinsi bagi para UMKM yang terdampak harus segera mendapat suport langsung dari pemerintah karena di daerah menurut data harus di tertibkan jangan sampai mereka tidak mendapatkannya sebab menurut pantauan saat turun dilapangan mereka sangat berharap bantuan dari pemerintah segera di terima dan di buktikan.
” Kami selaku anggota dewan sangat prihatin karena pada faktanya UMKM terdampak belum menerima uluran bantuan dari Pemerintah Provinsi, ” kata pria asal Kediri ini.
” Dalam waktu dekat secara pribadi kami memberikan bantuan kepada masyarakat khusus di daerah Kediri berupa paket sembako hingga 2500 paket. Paling tidak selaku wakil rakyat kami memikirkan masyarakat yang tidak lagi ada pemasukan yang jelas akibat dampak pandemi virus corona ini,” Pungkasnya. ( rofik)










