BIDIK.NEWS | JEMBER. Terlahir dari pasangan Abdul Latif dan Buniati,Zahroudin (14) anak penderita pengkeroposan tulang ini belum tersentuh program pemerintah.Minggu 14/01/2018
Duduk di bangku kelas VI MI Darussalam 02 Bagon,Desa Bagon Kecamatan Puger Jember Zahroudin tidak pernah meratapi nasip yang menimpanya.tegas saat bersama Wartawan Bidik.
“Saya tidak sedih walau sering di kucilkan karna kondisi saya saat ini, biarkan apa kata mereka saya tetap akan bersekolah hingga mencapai apa yang saya cita citakan”.
Abdul Latif (50) warga Rt 01 Rw 15 Dusun Kedung Sumur Desa Jambearum Kec.Puger Kabupaten Jember saat di tanya bagaimana rasanya momong Anak cacat “ya saya sabar menjalaninya mas” .
Sejak Taman Kanak kanak hingga Kelas VI saat ini kami sabar dan berupaya memberi pendidikan yang layak buat anak kami tampa adanya sentuhan dari mana mana pihak.
Seorang guru di MI Darussalam 02 Bagon sangat prihatin melihat kondisi Zahroudin “ya kami prihati sekali melihat kondisi anak didik kami ini”.
Seharusnya Zahroudin ini bisa mengecapi pendidikan yang lebih layak sesuai dengan Kondisinya,kami berharap pemerintah lebih prihatin.
Kepala Desa jambearum saat di tanya adanya kondisi warganya yang kurang beruntung menyampaikan “ya kami belum bisa berbuat banyak,hanya saat ada rezeki kami hulurkan bantuan itupun tidak selalu.(Monas)










