BIDIK NEWS | JEMBER – CERUTU (Cangkrukan Bermutu) terasa semakin dekat dipendengaran dimasyarakat Jember ,Cangkrukan ala Ndan Kusworo ini merupakan komunikasi ampuh yang menyentuh langsung berbagai lapisan masyarakat.
Dalam beberapa kegiatan yang dikemas dengan Cangkrukan ini telah memberi kesan yang positif,selain lebih mendekatkan diri kepada masyarakat,hal ini memberi kesempatan untuk masyarakat meyampaikan berbagai masukan dan keluhan.
Seperti yang dilakukan ,Jum’at (19/10/2018) di Pantai Papuma lagi dan lagi Kapolres Jember mengadakan Program CERUTU (Cangkrukan Bermutu) ala Ndan Kusworo.
Kehadiran Kapolres Jember yang turut didampingi Kasdim 0824 Mayor Inf Sampak, beberapa Kepala Dinas serta badan eksekutif Mahasiswa (BEB) dari berbagai perguruan tinggi di Jember membuktikan kesungguhan Kapolres Jember untuk mencari solusi yang terbaik bagi warga nelayan.
Usai bedialog dengan masyarakat nelayan , Kapolres yang didampingi Heri Surnyata selaku ketua forum nelayan menyampaikan ,” Hari ini kita laksanakan kegiatan bersama Forkopimda yang di kemas dalam CERUTU (Cangkrukan Bermutu) program Polres Jember ,” ujarnya.
Dengan mengambil tema ekonomi pro rakyat diharapkan diskusi ini akan menghasilkan sesuatu yang bermamfaat dan menghasilkan solusi bagi warga nelayan.
Baru baru ini kita di kejutkan dengan terjadinya laka laut di pantai Puger,dimana anggota kita sudah melarang bahkan pengibaran bendera hitam sebagai tanda cuaca buruk sudah dikibarkan namun tetap tidak dihiraukan.
Setelah kami melakukan pendalaman mereka menyatakan,”kalau kami tidak melaut mau makan apa anak istri kami , ” tandas Kapolres.
Ditambahkan ,” dari persoalan tersebut kita rembuk bareng bersama Forkopimda untuk sama sama mencari solusi agar ketika terjadi pajeklik ada alternatif lain bagi nelayan untuk mengais rezeki, ” pungkasnya. (Monas)











