JEMBER- Berbagai upaya bagi mencegah terjadinya klaster-klaster baru dalam suasana menyambut kedatangan 1 Syawal 1442 H tahun ini, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto membeberkan beberapa langkah pencegahan kepada awak media. Rabu 05 Mei 2021
Usai memimpin apel gabungan operasi ketupat 2021 di halaman Mapolres Jember, Bupati Hendy menemui awak media yang sejak awal mengikuti kegiatan tersebut. Secara gamblang Bupati menyampaikan langkah-langkah mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19.
” ya, apel ketupat tahun ini lebih spesifik lagi dari tahun-tahun sebelumnya, tahun kemarin kita punya pengalaman apel ketupat dalam masa pandemi tapi situasinya tidak seperti hari ini, ditambah lagi begitu banyak buruh migran kita yang pulang dari luar negeri,” tuturnya.
Kejadian di india dalam acara kegiatan keagamaan yang menjadi satu dan sulit untuk di kontrol, kita tidak boleh lengah, pada teman-teman media, tolong publikasikan berita ini.
Hari-hari ini hingga beberapa hari ke depan banyak saudara kita yang sedang berbelanja dan kita akan cegah, jangan anggap ini mengurangi perekonomian kita, memang ini kondisi kita yang harus
dipahami bersama, Ini kami lakukan karna rasa sayang kami kepada semua.
Di tanya apakah nanti akan ada sidak ke pasar-pasar ?. Pasti-pasti, sesuai dengan amanah bapak Kapolri tadi nanti kita akan mengatur masuknya.
Kepada warga Jember, kalau belanja jangan nunggu malam, di atur waktunya, karna sering numpuk di waktu sore atau malam. Kepada pemilik Mall saya himbau, buatkan tempat untuk berteduh mereka, jangan sampai dak masuk tapi numpuk di luar, itu pasti kami bubarkan.
Apakah akan ada langkah tegas nantinya?, dengan jelas Hendy menyanpaikan” pasti, demi keselamatan kita semua, kalau kita sayang itu yang kita lakukan, ini harus jelas ngomongnya, karna ini masalah nyawa.
” kalau sudah kenak ini matinya dak pakai lama, satu dua hari mati kalau sudah kenak ini, ada ribuan orang yang meninggal di India dengan model baru virus ini. Terus terang saya bicara ini bukan karna saya Bupati, saya mengalami sendiri, adik saya meninggal karna Pandemi Covid ini.
“Tim Satgas sangat siap sekali, tiap malam kita keliling, kepada masyarakat Jember saya mintak kerjasamanya tidak mungkin Pemkab dan TNI-Polri bisa menyelesaikan semua tampa peran serta masyarakat,” pungkasnya. (Monas)












