GRESIK I bidik.news – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-32 tingkat Kabupaten Gresik Tahun 2026 yang digelar di Masjid KH. Robbah Maksum kawasan Islamic Center Kecamatan Balongpanggang, Jumat (17/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak hanya itu, Bupati Gresik menyampaikan bahwa MTQ juga menjadi ajang untuk menggali potensi kafilah dari masing-masing kecamatan agar mampu berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.
“MTQ ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi wahana untuk membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi seluruh peserta dan kafilah dari 18 kecamatan yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mendorong para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, sekaligus menjaga sportivitas selama perlombaan berlangsung.
Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan prestasi Kabupaten Gresik yang berhasil meraih juara umum pada MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Jember. Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada ajang berikutnya.
“Semoga prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan, bahkan kita bisa kembali menjadi juara di tingkat provinsi maupun nasional,” tambahnya.
Sementara itu, panitia pelaksana MTQ ke-32 Akhamd Washil Miftahul Rahman mengatakan bahwa pada ajang MTQ tahun 2026 akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (19/4/2026), di Islamic Center Balongpanggang.
Dijelaskannya, MTQ ke-32 ini diikuti oleh kafilah dari 18 kecamatan dengan total sekitar 545 peserta, didukung oleh 90 orang official dan 90 pembina. Secara keseluruhan, jumlah yang terlibat mencapai 725 orang. Selain itu, terdapat 110 orang dewan hakim dan panitera yang bertugas dalam pelaksanaan lomba.
“Adapun tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus menjadi wahana dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ditambahkan Washil, MTQ juga menjadi ajang untuk menggali potensi kafilah dari masing-masing kecamatan agar mampu berprestasi hingga tingkat provinsi dan nasional.
“Pada MTQ ke-32 ini ada 7 kategori yang dilombakan, diantaranya cabang tilawah Al-Qur’an dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an,” pungkasnya.
Sebelum acara peresmian, kafilah dari 18 Kecamatan di Gresik melakukan kirab dari alun-alun desa Wates menuju lokasi. Dengan penuh semangat para peserta akan memberikan kamampuan terbaik untuk merebutkan juara. (him)











