Farida Hanum, kabid pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, (kiri) dihadapan para peserta. (Foto:ist)
SURABAYA – Sebagai bentuk kepedulian sekaligus meningkatkan pelayanan kepada peserta dan penyeragaman informasi pengabdian kepada masyarakat. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo memberikan edukasi serta pemantapan kembali mengenai pelayanan prima kepada seluruh personil dan para tenaga alih daya.
Hal ini diwujudkan dengan Pemantapan Best Service Awards (BSA) 2018 untuk menjaga kontinuitas implementasi pelayanan prima kepada seluruh peserta.
Faridah Hanum, Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo menjelaskan, melayani dengan baik saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan layanan yang diinginkan oleh peserta.
“Kami dituntut selalu memberikan inovasi dan perubahan diri kepada hal yang jauh lebih baik. Institusi BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan standar pelaksanaan dan implementasi Pelayanan Prima. Pelayanan Prima adalah bagian dari usaha untuk mewujudkan Visi dan Misi BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya, Minggu (30/9).
Kegiatan ini, lanjut Hanum, bertujuan mendorong dan membentuk budaya layanan prima di Kantor Cabang Surabaya Darmo. Juga menjaga konsistensi pelaksanaan pelayanan prima, membangun sikap kompetitif yang positif dengan unit lain dan karyawan, baik front office maupun back office dan tenaga alih daya. Semuanya bertujuan memberdayakan seluruh karyawan turut aktif melaksanakan pelayanan prima.
Kegiatan ini diikuti secara aktif dan partisipasi penuh 21 peserta, yang terdiri 12 pegawai tetap dari perwakilan semua bidang dan 9 tenaga alih daya.
Peserta pemantapan BSA diingatkan kembali mengenai sikap, salam dan sapaan prima. Komunikasi sesuai script standar pelayanan prima, kontak mata dan ekspresi wajah yang ramah serta penguasaan substansi 4 program BPJS Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pensiun (JP).
“Dalam kegiatan ini, para peserta juga direfresh kembali tentang pentingnya menjaga Service Level Agreement (SLA), sistem dan prosedur yang berlaku, tata cara pelayanan klaim, penanganan keluhan dan melayani dengan cepat, tepat dan ramah,” kata Hanum.
Ellis Ferdina, seorang motivator juga turut memberikan materi Pelayanan Setulus Hati. Dikatakannya, melayani adalah bekerja dengan ikhlas dan tuntas, memberikan manfaat kepada orang lain dan sebagai bukti syukur untuk menjadi manusia bernilai.
Setelah makan siang, peserta juga diberikan Handsome and Beauty Class oleh tim dari Wardah Cosmetics. Ini untuk menunjang penampilan dalam melayani peserta.
Kegiatan ditutup dengan benchmark, pelayanan mulai turun dari mobil, bertemu juru parkir, doorboy/girl, pramusaji, pembayaran di kasir sampai keluar di salah satu steakhouse di Surabaya.
Sementara untuk jumlah kepesertaan hingga Agustus 2018. Kepesertaan perusahaan aktif BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo mencapai 3.907 perusahaan. Total tenaga kerja aktif untuk Penerima Upah (PU) sebanyak 127.659 tenaga kerja. Dan tenaga kerja aktif Bukan Penerima Upah (BPU) 7.368. tenaga kerja. Serta total proyek Jasa Konstruksi (Jakon) aktif sebanyak 374 proyek.
Sedangkan untuk klaim kepesertaan, lanjut Hanum, hingga Agustus 2018, cabang Surabaya Darmo telah membayarkan total Rp 105,27 miliar (9.954 klaim). Rinciannya, JHT mencapai Rp 95,06 miliar (8.044 klaim), JKM Rp 2,59 miliar (100 klaim), JKK Rp 6,90 miliar (1.356 klaim) dan JP Rp 718,487 juta (454 klaim).
“BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo selalu berinovasi dalam meningkatkan pelayanan. Selalu memberikan inovasi dan perubahan diri kepada hal yang jauh lebih baik. Pemantapan meraih BSA adalah bukti nyata BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan Layanan Prima untuk kehidupan pekerja yang sejahtera,” pungkas Hanum. (hari)










