SAMPANG – Dua bulan dilantik, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Sampang, Madura, Asroni berianji akan bernovasi dalam kegiatan sebelum musim kemarau tiba. Yakni akan mempersiapkan dan melakukan perbaikan mobil armada tangki air untuk antisipasi menjelang musim kemarau tiba.
Dari 14 Kecamatan, yang menjadi prioritas rawan kekeringan adalah 11 Kecamatan. Sementara 3 Kecamatan, yakni Kec. Ketapang, Kec. Camplong dan Kec. Omben dinyatakan bebas dari kekeringan. Tapi dari pihak BPBD mengaku siap dan selalu kerjasama dengan kepala Desa setempat apabila sewaktu-waktu membutuhkan air bersih karena kekeringan.
“Kami harus melakukan pendataan ulang sebelum menjalankan program kegiatan untuk penyaluran air bersih. Kekeringan di Sampang ada 3 macam, yaitu kekeringan langka, kekeringan langka terbatas dan kekeringan kritis,” ungkap Asroni, Senin (22/2/2021)
“Kalau kekeringan ini termasuk langka dari kejauhan. Dari 0 kejauhan hingga 500 meter. Langka terbatas dari 500 meter kejauhan sampai 3 km. Sedangkan langka kritis dari 3 km sampai kejauhan ketik tempat ” ujarnya.
Dalam mendukung program itu, Asroni akan melakukan perbaikan dan perawatan armada dan fasilitas yang mendukung jalannya program bantuan Air bersih. Nantinya dari 3 armada ini bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala dalam perjalanan menuju desa yang membutuhkan air bersih.
“Dengan 3 armada ini sebenarnya tidak nututi dan perlu ada tambahan armada mobil tangki air lagi untuk menyalurkan air bersih. Karena cuaca tidak bisa di deteksi. Kami akan bekerja sama dengan perusahaan PUDAM Tronojoyo Kab. sampang,” pungkasnya.










