BIDIK NEWS | JAKARTA – PaperOneTM meluncurkan produk kertas dalam kemasan yang lebih mudah dibawa. PaperOneTM retail pack 100 sheets memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencetak foto dengan menggunakan kertas HVS. Sebagai kertas berkualitas premium yang disempurnakan, PaperOneTM Digital unggul dengan teknologi cetak ProDigi™ HD Print dengan hasil cetakan warna yang tajam, garis yang jelas, bebas noda, sekaligus menghemat tinta hingga 18%.
Yanty Wijaya, Head of Commerce PaperOneTM mengatakan, PaperOneTM menghadirkan digital retail pack 100 sheets untuk memenuhi kebutuhan kaum urban dengan mobilitas tinggi. Namun tetap memiliki kebutuhan dalam penggunaan kertas tanpa mengesampingkan kualitas hasil cetak.
“Ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia, kertas dijual dalam kemasan 100 lembar, ukuran A4 100 gram untuk melengkapi kebutuhan para pengguna kertas di Indonesia dalam eradigital,” jelasnya saatmedia launching PaperOneTM digital retail pack 100 sheets di Opulence, Jumat (5/10).
Dengan teknologi cetak ProDigi™ HD Print, PaperOneTM mampu mencegah kelunturan tinta hingga 23%. Kertas PaperOneTM Digital, memiliki permukaan yang lebih lembut. Sehingga membuat kertas lebih mudah menyerap tinta dan lebih cepat kering, sehingga memberikan hasil cetakan yang maksimal.
Aktor sekaligus penggemar fotografi, Dion Wiyoko memuji hasil cetakan PaperOneTM Digital. “Keren banget, sekarang berkat adanya kertas HVS PaperOneTM, saya bisa mencetak foto kualitas yang sama seperti hasil cetakan di kertas foto yang biasa, ada kemasan retailnya lagi,” katanya.
Produk PaperOneTM digital retail pack 100 sheets akan mulai dipasarkan untuk pertama kalinya hanya di Blibli.com pada Harbolnas 10 Oktober nanti. Blibli.com akan memberikan penawaran khusus PaperOneTM digital retail pack 100 sheets ini dengan harga Rp 10.000. Promo khusus ini hanya berlangsung satu hari saja di Blibli.com.
“Sebagai merek pilihan kertas nomor 1 di Indonesia, PaperOne™ terus berinovasi menghadirkan produk kertas untuk menunjang aktivitas masyarakat urban dengan mobilitas yang tinggi, khususnya di era digital.” tutup Yanty optimis. (hari)











