SURABAYA|BIDIK – Belum sempat hisap narkoba jenis sabu – sabu Pria asal Jalan Setro Baru Utara 3/28, Ditangkap Polsek Bubutan Surabaya.
Diketahui pria itu bernama Ribut, petugas berhasil menyita sabu seberat 0,36 gram darinya.
Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Budi Waluyo mengatakan, penangkapan Ribut berawal dari laporan masyarakat. Malam itu, Rabu (3/1), polisi langsung melakukan penyelidikan.
Berdasarkan ciri-ciri yang dikantongi, petugas lantas terjun ke lapangan. Saat itu, anggota melakukan pengintaian di kawasan Sidotopo sesuai laporan yang masuk.
Sekitar pukul 22.30 Wib, anggota kemudian melihat Ribut melintas di Jalan Sidotopo arah Jalan Kenjeran mengendari motor Honda Beat warna hitam L 4054 FC. Dia langsung diikuti anggota.
Sesampainya di dekat pos pitu kereta api Jalan Kenjeran, Ribut segera dipepet dan dihentikan. Reserse yang saat itu berpakaian preman langsung menggeledah pria berusia 23 tahun tersebut.
“Jok motor kami buka, seluruhnya langsung kami lakukan penggeledahan, termasuk di saku celananya. Hingga akhirnya kami menemukan satu poket sabu digenggaman tangan kiri pelaku,” ungkap Budi, Senin (8/1).
Ribut akhirnya tak dapat berkelit. Dia lantas digelandang ke Mapolsek bersama barang bukti untuk diperiksa. Kepada penyidik, Ribut mengaku membawa sabu itu rencananya untuk di pakai sendiri.
Alasannya, buat dooping atau penambah stamina saat bekerja. “Jualan pentol Pak, saya. Biasanya ya muter-muter ke kampung-kampung. Berangkat pagi pulang malam. Tapi kalau lagi ramai sore sudah habis,” ucapnya.
Karena bekerja seharian itulah, Ribut mengaku staminanya lantas terkuras. Hingga kemudian di suatu hari ada salah satu temannya menawarkan ‘jamu’ penambah stamina.
“Saya kira waktu itu jamu biasa Pak, ternyata dikasih teman sabu. Yawis, kemudian saya coba, akhirnya ketagihan. Awalnya dikasih gratis, tapi kemudian disuruh beli. Satu poket itu Rp 150 ribu. Ini sudah yang ketiga kalinya saya beli,” tambah Ribut menjelaskan.
Ditempat yang sama, AKP Budi menambahkan, pihaknya saat ini masih mengembangkan kasus ini, termasuk memburu penyuplai barang haram tersebut kepada tersangka Ribut. “Identitasnya sudah kami kantongi. Ngakunya beli dari seorang temannya berinisial RG, di kawasan Jalan Kunti. Kami akan buru dia,” tandasnya.Riz







