BANYUWANGI – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi kembali mengumumkan adanya penambahan 7 kasus konfirmasi Covid-19 dan satu lagi pasien dinyatakan sembuh.
Sehingga, total kini ada 56 kasus positif, di mana 39 sudah sembuh, 15 perawatan, dan 2 meninggal.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono menyampaikan, untuk pasien konfirmasi 50, 51, dan 52 merupakan hasil tracing kontak erat dari pasien konfirmasi 45. Ketiga pasien asal Kecamatan Srono itu, terdiri atas pria usia 60 tahun dan dua orang perempuan berusia 55 tahun dan 30 tahun.
“Pasien 45 sendiri adalah sopir logistik rute Bali yang terkonfirmasi positif. Pasien 50, 51, 52 tinggal serumah dengan pasien 45. Sekarang semua pasien sudah dalam penanganan medis,” ujar Rio sapaan akrabnya, Sabtu (25/07/2020).
Selanjutnya, pasien konfirmasi 53 merupakan seorang laki-laki berusia 32 tahun asal Kecamatan Tegalsari. Pasien ini juga hasil tracing kontak erat pasien konfirmasi Covid-19 sebelumnya, yakni pasien 46.
“Sebelumnya ada dua kontak erat pasien 46 yang menjalani uji swab, namun hanya satu yang positif sedangkan satu lagi hasilnya negatif. Saat ini untuk pasien positif sudah dalam penanganan,” sambungnya.
Sementara, pasien 54 adalah tenaga kesehatan yang bekerja di salah satu fasilitas kesehatan di Banyuwangi. Perempuan ini berdomisili di Kecamatan Glenmore, namun memiliki KTP Jember.
“Pasien ini memiliki riwayat perjalanan ke Jember pada 8 Juli. Pada tanggal 14 menjalani rapid test dengan hasil reaktif. Selanjutnya diuji swab hasilnya positif. Kini sudah dalam perawatan,” imbuh Rio.
Sedangkan, pasien 55 adalah perempuan berusia 40 tahun asal Kecamatan Gambiran. Sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke luar kota yakni Jember dan Gresik selama sepuluh hari. Dua hari setelah pulang ke Banyuwangi, yang bersangkutan mengalami gejala batuk, sesak, diare dan panas.
“Pada 20 Juli dilakukan uji swab pada yang bersangkutan di RSUD Genteng. Hasilnya keluar pada 24 Juli, dinyatakan terkonfirmasi positif Covid 19,” tandasnya.
Terakhir, pasien konfirmasi 56 merupakan seorang pria usia 23 tahun asal Kecamatan Srono. Pasien ini baru pulang dari pondok pesantren di Ponorogo. Sembilan hari sejak kepulangan mengalami keluhan panas, batuk, pilek dan nyeri sendi.
“Pada 20 Juli dilakukan uji swab di RSUD Blambangan. Hasilnya keluar pada 21 Juli, dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid 19,” jelas Rio.
Ia juga mengungkapkan, peningkatan kasus positif ini harus terus menjadi perhatian, agar semuanya disiplin menerapkan protokol kesehatan. Aktivitas produktif yang telah dimulai kembali saat ini, jangan sampai membuat lengah terhadap potensi terjadinya penularan virus ini.
“Gugus Tugas terus melakukan tracing kepada kontak erat pasien positif, dan akan melakukan tindakan lebih lanjut,” tutupnya.(nng)











