SURABAYA|BIDIK – Tiga Pelajar berinisial MS (17), tinggal di Pesapen Barat dan RA (17) Tinggal di Tambak Gringsing Baru serta MF (18) tinggal di Tambak gringsing Baru Surabaya. Mereka belajar jambret ditangkap Tim Anti Bandit, Polsek Simokerto Surabaya.
“Saya besama teman-teman mencuri di jalanan uangnya buat bayar Sumbangan Pembangunan Sekolah (SPP) di sekolah,” dalih salah satu pelajar berinisial MF kepada petugas polisi.
Mf juga mengatakan, bahwa uang SPP yang sudah diberi orang tuanya telah habis buat sewa permainan play station (PS) di kampung dekat rumahnya.
Kapolsek Simokerto, Kompol Misdawati menjelaskan, ketiga tersangka yakni MS, RA, MF masih status pelajar sekolah di Surabaya. Mereka adalah kawanan jambret pada malam hari di wilayah kembang jepun Surabaya.
“Tersangka MS, RA dan MF berboncengan dengan mengendarai motor matic. Kemudian melihat salah seorang pengendara dengan membuntuti dari belakang, dengan cepat MF langsung mengambil Hp milik korban yang pada saat itu ditaruh di jok samping motornya,” Ujar Misdawati di Mapolsek Simokerto, Senin (5/6).
Lanjut Misdawati, Kemudian korban berteriak,’maling-maling. Sontak mendengar hal itu Tim Anti Bandit Polsek Simokerto langsung mengejar dan berhasil membekuk tiga pelaku yang berstatus pelajar.
Perwira melati satu dipundaknya juga mengatakan, rencana uang hasil mencuri HP dibuat untuk bayar SPP serta di buat mainan play station di deket rumahnya,” imbuhnya
Akibat perbuatan mereka yang meresahkan warga kota Surabaya Polsek Simokerto menjerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.(Riz)





