BANYUWANGI | bidik.news – Hobi beternak Muhammad Adam Suganda (29), sebagai kaum milenial di Banyuwangi patut diacungi jempol.
Meski awalnya hanya sekedar hobi yang ditekuni selama tiga tahun, jumlah ternak sapi milik warga Dusun Sumberjati, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari tersebut adalah 26 ekor.
Dalam mengelola ternaknya, Adam mengaku fokus melakukan penggemukan sapi dan menjaring komunitas sapi kontes. Jenis ternak yang dimilikinya-pun beragam, ada Sapi Limousin, Simental, Domba Sopas dan Ekor Gemuk.
“Beternak harus didasari hobi yang menyenangkan, sehingga dalam proses perawatan dan pemeliharaan menjadi maksimal,” ungkap Adam.
Dari hobi ternaknya tersebut, Adam telah mengikuti beberapa kegiatan kontes ternak di berbagai Kota/Kabupaten dan menyabet juara. Diantaranya, juara 1 sapi kontes ternak di Kabupaten Karawang, juara 1 sapi kontes ternak di Kabupaten Banyuwangi tahun 2023 dan juara 2 sapi kontes ternak di Kabupaten Boyolali tahun 2023.
Seringnya mengikuti kontes ternak, berdampak pada semakin tingginya harga ternak dan semakin termotivasi untuk lebih meningkatan performance ternaknya.
“Saat ini kami memiliki 45 ekor sapi dan 80 ekor domba. Dengan berat ternak sapi ekstreem sebesar 1.150 kg,” jelasnya.
Yang lebih membanggakan lagi, salah satu sapi milik Adam tersebut pernah mensupply permintaan sapi presiden Jokowi untuk qurban beberapa waktu lalu.
Adanya kaum milenial yang berawal dari hobi kemudian ditekuninya, akan berdampak positif dan memberi contoh bagi kaum milenial lainnya.
Dengan slogan menguntungkan dan menyenangkan, dapat menghasilkan ternak yang berkualitas dan dapat meningkatkan perekonomian Masyarakat.
Sementara, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengapresiasi hobi beternak yang dilakukan oleh Adam tersebut. Menurutnya, peternakan harus dikembangkan dari hulu sampai hilir
“Kalau sekarang kan masih hulu (penyediaan sapi), besok harus sudah sampai penyediaan daging,” ujar Ipuk saat meninjau peternakan Adam disela-sela kegiatan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa).
Selain itu, keberadaan peternakan harus memberi dampak ke masyarakat sekitar. Ipuk berharap, hobi Adam mampu memotivasi kaum milenial, sehingga semakin termotivasi dan berkembang secara terus menerus dan semakin banyak kaum milenial lainnya yang mengikutinya.
“Hayo kaum milenial, beternak itu menguntungkan dan menyenangkan bisa buat kaya raya,” pungkas Ipuk.(nng)











