SURABAYA|BIDIK – Belum genap seminggu menjabat sebagai Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambella disambut Jambret Jalanan yang sadis, sehingga korban mengalami patah tulang. Kedua korban bersaudara itu bernama Andriani dan Andriana warga penggalangan RT.19 Menganti Gresik.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Leonard M Sinambella mengatakan, Dua gadis bersaudara itu kena jambret sebelum mengalami kecelakaan. Mereka bernama Andriani dan Andriana (19) Warga Penggalangan RT.19 Menganti Gresik.
“Aksi penjambretan yang dilakukan dua orang pengendara honda Vario bukan di wilayah Benowo namun aksi itu terjadi di wilayah perbatasan antara Gresik dan Surabaya,” Ujar Leonard di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (19/7/2017).
Ia menambahkan, saat itu korban mengejar pelaku dari arah Menganti Gresik sampai ke pakal benowo Surabaya kemudian pelaku menendang kedua saudara kembar itu sehingga sepeda motornya oleng dan jatuh dari arah yang berlawanan. Pada saat korban jatuh melintas mobil Honda Brio bernopol L 1782 ZJ sehingga korban tertabrak.
“Kami masih terus mendalami kasus penjambretan. Bukti – bukti yang ada masih kami kumpulkan,” Terang Perwira polisi berpangkat melati dua dipundaknya itu.
Menurut Informasi yang dihimpun, ketika itu Andriani bersama saudaranya mengendarai motor honda Scoopy nopol W 2001 AC melintas dari Jalan Menganti menuju arah benowo.
Kemudian dijalan Benowo dua orang berboncengan mengendarai motor honda Vario mengambil hp milik korban yang diletakan di dashboard motornya. Korban dengan sontak langsung mengejar pelaku jambret, Dengan kegigihannya korban sempat mengejar pelaku.
Disaat kedua motor saling beriringan, Pelaku langsung menendang motor milik kedua saudara kembar. Membuat motor oleng dan jatuh di jalur arah berlawanan.
Pada saat itulah korban jatuh, melintas mobil Honda Brio nopol L 1782 ZJ sehingga korban tertabrak dan mengalami luka patah tulang dibagian kakinya. Korban pun langsung dilarikan kerumah sakit ke RS BDH dan selanjutnya di rujuk ke RS.Dr Soetomo Surabaya.Riz





