BIDIK NEWS | SURABAYA – Tepat pukul 16.45 wib, Presiden jokowi membebaskan tarif tol Surabaya – Madura (SURAMADU).
“Saya memutuskan jembatan suramadu menjadi ‘nonto biasa’, demi keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia terutama rakyat Madura,” Ujar Presiden Ir.H. Joko widodo, Sabtu (27/10).
Acara peresmian pembebasan tarif tol itu dilakukan ditengah-tengah jembatan suramadu. Dengan gaya yang khas dan sederhana Jokowi memakai baju kemeja putih dan celana kain hitam serta kopiah hitamnya, untuk meresmikan pembebasan tol suramadu itu.
Diatas mobil trailer, Jokowi mengatakan, pembebasan tarif tol ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan pembangunan insfratuktur.
“tujuan tarif nol rupiah ini untuk meningkatkan ekonomi Madura dengan asumsi biaya logistik lebih mudah dan murah. Ini juga berfungsi untuk menarik investor masuk ke Madura dan ikut menyumbang pembangunan Infrastuktur,” Imbuhnya.
Lanjut, Jokowi memang dengan adanya biaya tarif tol maka pemerintah mendapatkan pemasukan, tetapi hal itu tidak sebanding dengan tingkat ekonomi di Madura yang saat ini tertinggal jauh dari wilayah lainnya.
Jokowi berharap jembatan Suramadu menjadi penghubung ekonomi kedalam Madura hingga mampu menarik investor mulai dari perumahan, industri atau pariwisata.(Riz)









