BANYUWANGI|BIDIK, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi bekerjasama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banyuwangi menggelar sarasehan peningkatan mutu Ormas melalui safari jurnalistik dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Kamis (19/10) diruang F4 Untag 1945 Banyuwangi.
Dengan mengambil tema meningkatkan profesionalitas dan kompetensi wartawan, sejatinya sarasehan itu digelar dalam rangka memberikan bekal kepada para peserta yang akan mengikuti UKW yang diselenggarakan PWI Banyuwangi pada 20 – 21 Oktober 2017.
Sarasehan yang diikuti puluhan wartawan dari media cetak dan elektronik itu, dibuka langsung oleh Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, dengan menghadirkan pemateri, Dewan Pertimbangan PWI Jatim, Ketua PWI Banyuwangi, Wakil Ketua Bidang Hukum PWI Banyuwangi, dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Wiyono menuturkan dengan upaya peningkatan profesionalisme, diharapkan wartawan sadar, karena meskipun sudah profesional, juga harus ditingkatkan. Karena pastinya juga harus selalu mengikuti dinamika perkembangan zaman.
“Dulu wartawan kalau nulis, modalnya hanya pena dan kertas, tapi sekarang beda, modalnya handphone dan pulsa,” tutur Wiyono disambut tawa para peserta.
Sementara, anggota Dewan Pertimbangan PWI Jatim, Khusnun Djuroid dalam paparannya mengimbau agar wartawan yang mengikuti UKW mempersiapkan peralatan yang akan digunakan nantinya dengan baik. Dan juga harus mempersiapkan mental masing-masing.
“Ketika UKW jangan tegang, tapi juga jangan disepelekan,” ujar Khusnun.
Dia berharap, para peserta UKW nantinya bisa lulus seratus persen. “Usahakan mendapat nilai minimal 70, kalau nilainya dibawah 70 pastinya tidak akan lulus,” pungkasnya.
Ketua PWI Banyuwangi, Syaifudin Mahmud, menambahkan bahwa tujuan diselenggarakannya UKW yaitu untuk menguji para wartawan agar menjadi profesional dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.
“Mari kita manfaatkan kesempatan UKW ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Aif sapaan akrab Syaifudin Mahmud.(nng)







