BIDIK NEWS | GRESIK – Meski usia sekitar 12-15 tahun atau usia sekolah SMP, namun yang namanya takut pada jarum suntik (phobia) adalah bawaan anak dan tentu saja di perlukan seseorang yang bisa menenangkan dan sekaligus membuat anak berani sekaligus menyambut imunisasi dengan berani di suntik (injeksi), seperti yang terlihat saat imunisasi ORI / Diftery yang berlangsung di SMPN 1 Manyar, Sabtu (10/3)
Sebanyak 13 tenaga medis dan para medis dari puskesmas Sukomulyo yang melakukan imunisasi, sudah menyiapkan diri baik alat maupun obat, dan sudah berada di lingkungan sekolah tersebut jam 07.00 WIB. Mengingat jumlah siswa yang lumayan banyak ( sekitar 883 siswa) maka Babinsa setempat di libatkan untuk menghibur dan menguatkan nyali siswa yang takut terhadap jarum suntik.
Anggota dari Koramil Manyar yang menyertai dalam imunisasi tersebut, Serka Imam menjelaskan bahwa dari seluruh siswa yang 883 itu tidak sesuanya berani disuntik,” Kami dari TNI sudah terlatih untuk menenangkat anak yang takut, menyenangkan hati anak yang tertekan, dan membuat anak yg tidak berani disuntik sehingga berani di suntik,” jelas Imam. ( ali)
Teks : Siswa saat antri menjalani imunisasi.(foto:ist)










