BIDIK NEWS | SURABAYA – Bandit jalanan di Surabaya semakin meresahkan. Kali ini, seorang pengendara motor tewas terjatuh usai di jambret, Kamis (20/9).
Dari data informasi yang berhasil di himpun, korban bernama Anna Pujiastutik (43) warga Gubeng AirLangga V, Surabaya.
Kronologis kejadian saat itu, Korban sedang melintas di Jalan Indrapura, berboncengan dengan putrinya bernama Talita Imaa Alisia (13). Aksi kejahatan itu terjadi sekitar pukul 04.00 wib.
pelaku yang duduk di belakang mencoba menarik tas yang dikalungkan ke depan oleh Anna. Namun aksi pelaku gagal.
Karena tarikan pelaku cukup kuat, korban kemudian terjatuh. Saat kejadian korban tidak memakai helm. Kepalanya membentur aspal dan langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu Kapolsek Bubutan AKP Hariyanto Rantesalu membenarkan kejadian tersebut. Namun saat ini pihaknya masih mengumpulkan data keterangan dari masyarakat.
“Kami masih terkendala minimnya saksi mata lokasi kejadian. Anak korban (Talita) masih dalam perawatan medis. Keluarga korban juga belum dapat dimintai keterangan,” Ujar Hariyanto.
Kendati begitu, ada beberapa petunjuk penting yang dikantongi polisi setelah menggelar olah TKP.
Polisi mendapat informasi bahwa pelaku berjumlah dua orang. Kedua pelaku mengendarai motor matic.
Hariyanto menambahkan, saat ini kondisi Talita mengalami luka lecet.
“Talita masih dirawat di RSUD dr. Soetomo. Setelah pulih, kami akan mencoba meminta keterangannya,” Kata perwira berpangkat melati tiga dipundaknya itu.
Sementara itu barang bukti saat ini di amankan polisi berupa tas milik korban.
Di dalam tas tersebut berisi uang Rp 5,07 juta, STNK, SIM dan kartu ATM.
Aksi penjambretan di Jalan Indrapura bukan kali ini saja terjadi. November tahun lalu, seorang koki senior juga tewas di sana saat pulang kerja. Jalan tersebut seolah menjadi lokasi favorit para bandit. Selain penerangan yang minim, jalan yang lebar dan lurus memudahkan pelaku untuk kabur. (Riz)









