SURABAYA |BIDIK.NEWS – Anggota DPRD Jatim Nurfitriana prihatin melihat angka stunting di madura masih tinggi, padahal presiden Jokowi menargetkan pada 2024 mendatang angja prevalensi stunting harus turun menjadi 14 persen disemua daerah di indonesia.
“Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus serius mempunyai program untuk menurunkan angka stunting atau tubuh anak pendek, ” terang Nurfitriana pada kamis ( 8/9/2022 ).
Politisi asal PKB ini menegaskan bahwa perlu ada intervensi dari pemerintah untuk menekan kasus stunting dengan menperkuat pendampingan keluarga, sehingga kedepan semua keluarga memiliki pengetahuan cara mencegah stunting mulai sejak pra nikah, hamil hingga remaja.
“Intervensi stunting membutuhkan keterlibatan dari semua stackholder,pemerintah dan masyarakat,” pungkas anggota komisi E DPRD Jatim bidang Kesejahteraan rakyat. (rofik )











