SURABAYA | bidik.news – Peringati Hari Kesaktian Pancasila, PLN mlakukan aksi bersih-bersih pantai di Pantai Tambak Wedi Kenjeran, Surabaya. Aksi peduli lingkungan yang sekaligus memperingati World Clean Up 2025 ini, adalah kolaborasi bersama Pemkot Surabaya dan juga melibatkan masyarakat sekitar.
Sebanyak 1.500 peserta yang tergabung dari berbagai lini, dibagi 4 zona pembersihan sampah di kawasan pantai, mulai dari sekitar Jembatan Suramadu hingga ke area Pantai Batu-batu. Tim gabungan kemudian melakukan aksi clean up dengan memilah, menimbang, dan mencatat sampah yang berhasil dikumpulkan.
Hasilnya, sebanyak 77,93 kg sampah terkumpul dari area pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata pesisir di Surabaya. Seluruh sampah yang telah dipilah kemudian diangkut bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Surabaya untuk diproses lebih lanjut sesuai kategori daur ulang dan pembuangan akhir.
GM PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Ahmad Mustaqir menyampaikan, kegiatan ini wujud nyata peran PLN dalam berkontribusi untuk lingkungan. “Partisipasi PLN dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat untuk peduli pada kebersihan kawasan pesisir,” papar Ahmad, akhir pekan lalu.
Salah satu peserta aksi, Krisna, menambahkan, kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan pantai, tetapi juga mengingatkan akan pentingnya budaya kerja yang sehat dan ramah lingkungan. “Kami berharap aksi kecil ini dapat memberi dampak positif bagi masyarakat dan memotivasi lebih banyak pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap dapat menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah plastik, sejalan dengan misi perusahaan mendukung energi bersih dan keberlanjutan lingkungan.
Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto memberi apresiasi atas keterlibatan dan peran aktif PLN dalam gerakan ini. “Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk menjadikan World Clean Up Day 2025 sebagai titik balik pembenahan pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing demi masa depan yang lebih baik. Kami juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh stakeholder yang dicurahkan dalam gerakan ini,” kata Dedik.











