SURABAYA|BIDIK – Tim anti bandit di bentuk dalam menumpas kejahatan di kota Pahlawan lantaran banyaknya kejahatan yang merajalela.
Pemikiran ide dibentuknya tim anti bandit di buat oleh AKBP Sinto BG Silitonga guna untuk menangkal kejahatan 3C (Curas,Curat,Curanmor).
Dari ide kreatifitasnya, tim anti bandit bisa menekan angka kriminalitas di kota Surabaya .
Tim anti bandit terdiri dari beberapa personil pilihan mulai dari resmob, jatanras,tipiter,pidek,PPA dan unit lainnya.
AKBP Sinto Silitonga, mendidik anak buahnya supaya kerja extra 24 jam penuh untuk melayani dan mengayomi masyarakat kota pahlawan.
“Saya tidak mau ada alasan apa pun bagi anggota untuk tidak mengikuti apel. Setiap kedatangan dicatatnya. Personel yang selalu hadir merupakan polisi yang loyal dan berdedikasi tinggi,” Kata perwira berpangkat melati dua dipundaknya.
Selain merumuskan ide tim anti bandit Satreskrim polrestabes Surabaya, Ayah empat anak ini juga memberikan bekal ilmu pengetahuan tentang undang – undang dalam menerapkan asas keadilan bagi seluruh personilnya.
“Seluruh jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya harus bisa dan mampu untuk mengerti tentang undang – undang tidak hanya menangkap penjahat saja,” Ujar perwira Polisi asal medan.
Sebagai seorang reserse nomer satu di kota pahlawan Sinto, dikenal cepat dan tanggap untuk menumpas kejahatan dan mengungkap kasus.
“cara praktis untuk menumpas kejahatan setiap apel anggota slalu memberikan informasi hal baru dengan saling bertukar data,” Terang Mantan KBO Ditreskrimsus Polda Jatim.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sinto BG Silitonga dikenal dengan penuh loyalitas tinggi dalam mengembankan tugas baik di dalam Internal kepolisian maupun di masyarakat.
Selain itu Sinto, juga di kenal sangat dekat dengan wartawan (pencari berita) di manapun dia bertugas jarang sekali seorang pemimpin bisa membaur bersama wartawan dengan serangkain dalam acara apapun. riz




