SURABAYA|BIDIK – Rian Kristianto (28) Pedagang HP online, Baru saja kehilangan motornya scoopy warna hitam coklat Nopol L – 6048 – FB dijalan Pogot Jaya 1 Surabaya. Seletah Lapor Malah di minta Uang oleh oknum Petugas SPK Polsek Kenjeran Surabaya berinisial Aipda MF.
Warga Lebak Permai Utara II No.35 itu, hanya bisa pasrah dan kebinggungan ketika tahu bahwa laporan kehilangan motor dipolsek kenjeran itu bayar.
“Waktu itu, saya laporan kehilangan motor bersama ke dua orang teman ke SPK Polsek Kenjeran dimintai uang sebesar Rp 400 ribu kemarin sore, katanya untuk biaya jalur alternative. Karena tidak punya uang, akhirnya saya pulang dengan rasa kecewa,” Ungkap Rian pada wartawan, Jumat (9/6).
Kemudian Rian Pulang kerumah mencoba untuk mencari pinjaman uang kepada saudara dan tetangga terdekat. Tetapi korban tidak kunjung mendapatkan uang pada sore itu.Padalah, Surat laporan kehilangan
sangatlah di butuhkanya.
Rian pun sempat putus asa. ibarat pepatah mengatakan,’Sudah jatuh tertimpah tangga’ itulah nasib yang dialaminya.
Kemudian Rian menceritakan kronologis ketika kehilangan motornya. saat itu motor parkir di samping rumah temanya, Yanto, warga Jalan Pogot Jaya I Surabaya. Disana korban sedang membetulkan HP. Setelah selesai membetulkan HP yang diservice, korban hendak pulang.
Alangkah kagetnya ketika tahu motor kesayangannya hilang. Di tempat parkir disamping rumah temanya, hanya tersisa helm milik korban, yang ditaruh di bawah pintu rumah teman oleh pencuri motor.
Sementara itu, Kapolsek Kenjeran Kompol Achmad Faisol Amir, membantah jika dalam laporan kehilangan korban harus membayar sejumlah uang pada petugas SPK. Karena laporan kehilangan tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.
“Kalau ada indikasi oknum yang masih melakukan hal-hal yang menyalahgunakan kewenagan jabatannya saya akan lakukan tindakan tegas,” ucap Kapolsek.
Kini korban kembali melaporkan motornya yang hilang di SPK Polsek Kenjeran, sudah mulai diproses oleh penjaga SPK didampingi Kapolsek.(Riz)





