PASURUAN I BIIDIK.NEWS – Kegiatan Jambanisasi berupa pemberian bantuan pengadaan jamban keluarga dan masyarakat di wilayah Pasuruan tahun ini masih dalam proses pendataan.
Program ini diutamakan kepada keluarga dan masyarakat yang belum memilik jamban agar mereka dapat hidup bersih dan tidak membuang air besar sembarangan.
Hal ini untuk menunjang kegiatan kebersihan lingkungan. Sehingga dapat menghindarkan mereka dari penyakit akibat lingkungan yang buruk dari kacamata pandang kesehatan, seperti disentri, diare dan lain sebagainya.
Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman pada tahun ini menganggarkan dana sebesar Rp 3 Milyar untuk pembangunan 1.200 jamban.
“Kami berusaha untuk merealisasikan pembangunan jamban bagi masyarakat secepatnya,” ungkap Eko Bagus Wicakson9 Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan disela kesibukannya.
Eko menegaskan, proses pembangunan jamban tersebut masih tahap pendataan. Hal ini dilakukan untuk mengecek, By name by address penerima bantuan tersebut.
Serta untuk memastikan. Kelayakan pembangunan jamban itu bagi masyarakat penerima. “Kami masih dalam proses pendataan. Diupayakan, bisa segera direalisasikan,” jelasnya.
Perlu diketahui selama ini keluarga dan masyarakat di lingkungan Kabupaten Pasuruan masih banyak yang mengotori lingkungan sekitarnya. Untuk meminimalisir hal ini pemerintah malalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman {Perkim) tiap tahunnya mensuport penghapusan hal jelek ini melalui program pengadaan jambanisasi. (rusdi)











