SURABAYA | BIDIK.NEWS – Setelah 6 hari berjalan, atau hingga Sabtu (24/12/2022), total penumpang yang telah dilayani sebanyak 232.011, meningkat 58% dibanding periode Posko Nataru tahun sebelumnya sejumlah 146.908 penumpang.
Jika dirata-rata, penumpang harian di periode posko tahun ini sejumlah 38 ribu penumpang/hari atau tumbuh 15% dibanding hari operasional biasa, yakni 33 ribu penumpang harian.
“Tren peningkatan jumlah penumpang terlihat sejak H-4 Natal atau 21 Desember 2022, yakni 39.058 penumpang. Di hari berikutnya sejumlah 40.055 dan puncak pertama terjadi pada Jumat (23/12) sejumlah 40.608 penumpang,” ungkap GM Bandar Udara Internasional Juanda Sisyani Jaffar, Senin (26/12/2022).
Tren pertumbuhan penumpang yang signifikan terjadi pada penumpang internasional. Hal ini dikarenakan pada periode posko tahun sebelumnya, Bandara Juanda belum dibuka sebagai pintu gerbang penerbangan internasional.
“Saat ini per hari ada 5 ribu penumpang internasional, dimana pada tahun sebelumnya sama sekali tidak ada, sehingga memang terlihat pertumbuhan penumpang internasional yang signifikan. Beberapa penumpang yang kami temui mengaku memanfaatkan libur akhir tahun dan libur sekolah untuk ke luar negeri, rata-rata tujuan Singapura kemudian melanjutkan ke destinasi berikutnya via Bandara Changi,” ujarnya.
Pertumbuhan yang sama juga terjadi pada pergerakan pesawat, dimana pada periode Posko tahun ini rata-rata harian sejumlah 267 pergerakan pesawat atau tumbuh 41% dibanding tahun sebelumnya, yakni 190 pergerakan pesawat per hari.
“Mengantisipasi hal-hal itu, kami telah memastikan fasilitas dalam kondisi siap untuk melayani angkutan Natal dan Tahun Baru,” jelas Sisyani.
Bandara Juanda menghadirkan suasana berbeda di Terminal 1 melalui pemasangan booth dan balon gate dengan nuansa Natal di area ruang tunggu 5. Selain melalui dekorasi, kemeriahan momen libur Natal juga bertambah dengan pembagian souvenir cokelat bagi penumpang anak-anak dan penampilan musik dari Nusantara Rhythm, grup musik asal Situbondo dengan aliran musik etnik yang memainkan perpaduan alat musik tradisional dan modern.
Penampilan seni musik ini dapat terealisasi karena kerjasama apik PT Angkasa Pura I Bandara Juanda dengan Dinas Jatim untuk meningkatkan pelayanan di bidang informasi kepariwisataan dan promosi potensi Jatim.
Bentuk kerjasama ini berupa pelayanan informasi dan promosi kepariwisataan serta penampilan potensi Jatim dalam bentuk pertunjukan seni budaya, pameran objek kebudayaan dan ekonomi kreatif yang bersifat non komersial kepada pengguna jasa Bandar Juanda.
Upaya Bandara Juanda menghadirkan kemeriahan dan suka cita natal di bandara diapresiasi para pengguna jasa. Malik, penumpang tujuan Balikpapan merasa senang karena penampilan musik etnik jarang dilihatnya secara langsung.
“Seringnya melihat musik-musik pop dengan lagu-lagu yang populer. Tadi saya mendengar Indonesia Pusaka dikemas dengan iringan angklung, syahdu sekali,” ujarnya.
Pada Minggu (25/12), Bandara Juanda juga menghadirkan pemeran Santa Klaus yang menyapa para pengguna jasa. Kehadirannya disambut meriah terutama para penumpang cilik yang bergantian berfoto bersama Santa. Tak hanya melayani permintaan foto, Santa Klaus juga membagikan souvenir cokelat bagi para penumpang anak-anak.
“Tadi anak saya sempat juga bernyanyi di depan mini stage dan mendapat kado natal dari Santa, suka cita Natal sangat terasa bagi kami yang bepergian dari Bandara Juanda untuk merayakannya,” ungkap Olivia yang akan terbang menuju Lombok.











