KOTA BATU | BIDIK–Tim Ekspedisi Merah Putih terdiri 200 personil gabungan anggota Cansabalas Adventure, Polres Batu, pelajar SMP-SMA serta mapala Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang telah membentangkan bendera Sang Saka Merah Putih berukuran 1.000 meter persegi di Ground Merah Putih, Gunung Panderman, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu tepat pukul 14.30 WIB, (Rabu, 16/8). Pembentangan Sang Saka Merah Putih membutuhkan waktu satu jam.
Trekking pendakian menuju Ground Merah Putih melewati Tanjakan Kemerdekaan dengan kemiringan medan 35°. Sebelum mendaki ke Gunung Panderman, seluruh personil tim ekspedisi mengawali prosesi kirab bendera berjalan kaki sembari memanggul bendera Merah Putih berukuran raksasa dengan titik awal keberangkatan di Alun-Alun Kota Batu. Sejenak singgah ke Taman Makam Pahlawan Suropati sebagai wujud penghormatan kepada pejuang kemerdekaan yang gugur.
Pembentangan bendera Merah Putih memperingati kemerdekaan Republik Indonesia di Gunung Panderman telah menjadi tradisi Cansabalas Adventure sejak tahun 2009. Namun pada peringatan kemerdekaan kali ini, Polres Batu berpartisipasi meneguhkan tradisi yang diprakarsai Cansabalas Adventure.
Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto pun turun memimpin langsung pelepasan kirab bendera dari Alun-Alun Kota Batu, titik awal keberangkatan dan melebur ke dalam barisan saat penghormatan mengenang jasa pahlawan kemerdekaan di Taman Makam Suropati.
Ketua Pelaksana Tim Ekspedisi Merah Putih, Mohamad Riadi mengatakan, tim menempuh jarak sejauh sepuluh kilometer dari titik awal keberangkatan. Untuk waktu tempuh dari Tanjakan Kemerdekaan ke Ground Merah Putih membutuhkan dua jam perjalanan.
“Kedua nama lokasi tadi kita yang memberikan nama. Karena setiap tahunnya Cansabalas melakukan pembentangan bendera dan upacara di area Ground Merah Putih dengan rute melewati Tanjakan Kemerdekaan,” terang Riadi.
Pihaknya memuji kepedulian Polres Batu yang berperan aktif mendukung pembentangan bendera raksasa. Apresiasi juga ia tujukan kepada peserta lainnya yang bergabung atas kesadaran sendiri.
“Tanpa diajak para peserta sudah menawarkan diri sendiri. Bukan karena paksaan,” kata dia.
Bendera raksasa yang telah digunakan untuk kali kelima pada peringat HUT ke 72 RI akan dilepaskan sehari setelah upacara kemerdekaan, Jum’at (18/8).
“Bendera tersebut selalu digunakan setiap tahunnya pada Ekspedisi Merah Putih. Jika terlalu lama khawatir rusak terkena paparan sinar matahari atau karena faktor cuaca,” ungkap dia. (Didid)







