SURABAYA – Arus balik mulai terasa di sejumlah stasiun seperti Gubeng, Pasar Turi bahkan di Malang. KAI Daop 8 Surabaya mencatat jumlah penumpang yang turun di 3 stasiun per hari kemarin, Kamis (5/5/2022) sebanyak 18.433 orang, sedangkan jumlah yang naik kereta sekitar 13.961 orang.
Sudah dimulainya arus balik mudik ini juga membuat 24.125 kursi yang disediakan KAI Daop 8 setiap harinya, kini hanya tersisa 30% saja. Namun pemudik tak perlu takut, tiket masih tersedia untuk 40 rute perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 8, Luqman Arif mengatakan, data tanggal 5 Mei 2022 atau H+2 lebaran, penjualan tiket KAI Daop 8 Surabaya pada arus balik angkutan lebaran telah terjual sebanyak 372.426 tempat duduk, atau 70% dari kapasitas yang disediakan sebesar 530.755 tempat duduk.
Sementara itu, khusus keberangkatan dari Stasiun Malang, telah terjual sebanyak 66.608 tempat duduk, atau sekitar 77% dari kapasitas yang disediakan sebanyak 86.263 tempat duduk.
“Yang menjadi favorit masyarakat adalah KA dengan tujuan Jakarta, Yogyakarta, dan Banyuwangi, seperti KA Argo Bromo Anggrek, KA Airlangga, KA Jayabaya, KA Sancaka, KA Probowangi, dan sebagainya,” terangnya, Jumat (6/5/2022).
Luqman Arif menjelaskan, ketersediaan tiket KA pada arus balik angkutan lebaran 2022 saat ini masih cukup tersedia, meskipun pemesanan terus meningkat. Seperti contoh untuk perjalanan tanggal 6 Mei 2022, jumlah tempat duduk yang tersedia sekitar 8% atau 1.933 tempat duduk.
Sedangkan keberangkatan tanggal 7 Mei 2022, tingkat ketersediaan sekitar 1.980 tiket, dan pada tanggal 8 Mei 2022 masih terdapat 2.261 tempat duduk atau 9%.
Calon pelanggan, kata Luqman, juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Trainb pada aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan alternatif perjalanan KA dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.
“KAI Daop 8 Surabaya mengajak masyarakat yang akan mudik menggunakan jasa KA setelah lebaran agar dapat segera melakukan pemesanan dan merencanakan perjalanan dengan baik dan mengecek ketersediaan tiket secara berkala di aplikasi KAI Access,” tutupnya












