GRESIK, BIDIK. Meski berada di wilayah kota, namun budaya luhur tetap dilestarikan, apalagi dibarengi dengan haul salah satu pembuja perkampungan tersebut, sedekah bumi di laksanakan di Dusun Gembyang, Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupeten Gresik.
Bulan Dzulqo’ dah, beberapa desa yang masih memegang tradisi betupa sedekah bumi, selalu menggelar kegiatan tersebut,, bahkan ketika kawasan perkotaan yang saat ini sudah menjadi daerah oerumahan dan atau industri, masyarakat tetap antusias untuk mengeluarkan nasi beserta lauk serta aneka jajanan.
Muspika Kebomas juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut, bahkan Komandan Koramil saat memberikan sambutan berharap agar kegiatan yang baik ini tetap dilestarikan,” Sebagai ciri khas budaya Jawa yang adi luhung, sedekah bumi sebagai bentuk sukur atas rahmad sehat dan rejeki sehingga kita mesti mengucap syukur, serta mengeluarkan sebagian rejeki kuta bagi orang lain, Sementara kita juga perlu mengenang sesepuh desa berupa acara khaul, semoga seluruh warga di beri berkah oleh Allah berupa keamanan, kedamaian, kesejahteraan,” papar Kapten Sali, yang di lanjutkan dengan ceramah agama oleh salah satu ustad ( ali)







