GRESIK|BIDIK – Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia Bugaran Saragih memberikan apresiasi yang bahus kepada PT Petrokimia Gresik atas langkah pabrik penghasil pupuk ini yang ibtensif dalam penelitian dan pengembangan, hal ini disampaikan dalam pembukaan Petro Agrifood Expo yang berlangsung di kebun percobaan milik PT Petrokimia Gresik Jumat pagi (21/7).
“Di negara maju, penelitian dan pengembangan itu sudah menjadi sesuatu yang biasa untuk memenangkan dalam sebuah persaingan, sementara, di negara kita, biaya untuk penelitian dan pengembangan itu kadang hanya 1 persen dari total pengeluaran. Sementara kalau kita mampu bersaing dengan negara maju, maka penelitian harus lah menjadi budaya, dan PT Petrokimia Gresik sudah mempunyai kebun dan tenaga handal di sertai dana yang cukup,” papar mantan menteri pertanian.
Dalam kesempatan tersebut ditanda tangani kerjasama riset dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) Serpong, perjanjian ini berkaitan dengan pengembangan zat pemacu klorofil ( 5 Asam Aminolevunilat) untuk pertanian tanaman pangan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi salah satu produk PG.
Klorofil atau zat hijau daun merupakan molekul yang sangat penting bagi tanaman dalam proses fotosintesa, proses ini memungkinkan tanaman untuk menyerap energi cahaya, dan apabila proses fotosintesa berjalan baik maka produksi tanaman diharapkan dapat lebih meningkat.
Usai membuka acara, Komisaris Utama PT Pupuk Indonedsia dengan di dampingi jajaran direksi dan komisaris PT Petrokimia Gresik, Sekkab Gresik, Kapolres Gresik, Komandan Kodim Gresik memetik secara langsung buah melon, buah labu di buncop, serta meninjau stand pameran. ( ali)









