SURABAYA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Peduli memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar untuk pembangunan jalan rabat beton dan tembok penahan tanah di Desa Randujalak, Kec. Besuk, Kab. Probolinggo. Serta bantuan 2 unit mobil ambulance kepada Yayasan Syubbanul Muslimin Al-Hasyimi Kalikajar Kulon, Kab. Probolinggo dan Ponpes Mubadiul Ihsan, Kab. Banyuwangi.
Bantuan diserahkan oleh GM of CSR SIG Edy Saraya kepada Camat Besuk, Probolinggo, Puja Kurniawan, Kamis (18/3/2021).
Edy Saraya mengatakan, bantuan ini wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Perseroan hadir dan peduli kepada masyarakat melalui berbagai program dengan harapan, bantuan bisa dirasakan langsung manfaatnya. Pembangunan jalan rabat beton ini diharapkan dapat menunjang aktifitas masyarakat. Sehingga meningkatkan arus keluar masuknya barang terutama komoditas hasil pertanian.
Selain pembangunan jalan, SIG juga memberikan bantuan mobil ambulance untuk digunakan oleh warga sekitar dan yayasan. ”Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” tuturnya.
Fais Alqurni dari Kelompok Masyarakat Desa Randujalak mengapresiasi bantuan dari SIG ini. Bantuan rabat jalan beton dan tembok penahan tanah sepanjang 223 meter ini, katanya, sangat bermanfaat. Karena jika musim hujan seperti sekarang, jalan sulit dilalui karena berlumpur, sekarang jalan sudah dibangun dan menjadi akses utama warga menuju desa lain.
“Mayoritas warga desa sini adalah petani, dengan adanya akses jalan ini mempermudah menjual hasil panen. Karena mobil pembeli bisa langsung menuju ladang, tanpa harus memindahkan hasil panen terlebih dahulu ke tempat lain menggunakan sepeda motor seperti selama ini yang dilakukan,” ujarnya senang.
Sementara itu Pengurus Yayasan Syubbanul Muslimin Al Hasyimi, Bahri Subbanul Muslimin menyampaikan terima kasih dan bersyukur dengan bantuan mobil ambulance dari SIG. Mobil Ambulance ini akan digunakan masyarakat sekitar, siswa pesantren dan anggota majelis yang membutuhkan layanan emergency.
“Selama ini yayasan dan warga menggunakan kendaraan umum, pick up maupun sepeda motor untuk mengevakuasi orang yang sedang sakit, kini kami bisa menggunakan ambulance untuk membawa pasien yang membutuhkan pelayanan medis cepat,” tutur Bahri. (ali/hari)












