SURABAYA | BIDIK – Setelah berpartisipasi dalam Parade Budaya dan Bunga pada Minggu (7/5/2017) lalu. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan se Surabaya Raya kembali mendapat kehormatan dari Pemerintah Kota Surabaya untuk mengikuti Festival Rujak Uleg 2017, Minggu (14/5/2017) pagi di Kya-kya Kembang Jepun Surabaya. Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT ke – 724 Kota Surabaya yang jatuh pada 31 Mei setiap tahunnya.
Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menjadi salah satu tamu VIP dan sponsor Festival Rujak Uleg 2017. Beberapa perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan terlihat ikut nguleg bareng Ibu Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan mendapat sambutan meriah dari ribuan warga Surabaya yang memadati sepanjang jalan Kya-kya Kembang Jepun mulai pagi.
Wakil Ketua Panitia Festival Rujak Uleg BPJS Ketenagakerjaan, Arie Fianto Syofian menjelaskan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya sangat berterima kasih mendapat undangan resmi dari ibu Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk ikut berpartisipasi serta dilibatkan dalam rangkaian HUT ke – 724 Kota Surabaya seperti kegiatan Parade Budaya dan Bunga serta Festival Rujak Uleg 2017.
“Kami harapkan ke depan sinergi ini terus berlanjut, sehingga keberadaan BPJS Ketenagakerjaan lebih dikenal lagi oleh warga Surabaya dan masyarakat luas. Karena selama ini masyarakat masih bingung membedakan antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,” kata Arie sembari menambahkan, dalam Festival Rujak Uleg 2017 tersebut, pihaknya mensuport celemek dan meja bagi para peserta.
Selain itu, lanjut Arie, dengan dilibatkannya BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya juga meminta agar Pemkot Surabaya ikut mendorong masyarakat Surabaya untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga dapat terlindungi dan terhindar dari kemiskinan. Dan tentu saja BPJS Ketenagakerjaan sangat mendukung seluruh program Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Surabaya.
“Kami memiliki program antara lain, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JK) dan Jaminan Pensiun (JP). Sehingga dengan banyaknya program tersebut, potensi kemiskinan warga Surabaya dapat dihindari,” ungkap Arie yang juga menjabat Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kacab Surabaya Karimunjawa.
Sementara Wahyu Nurhayati selaku koordinator kegiatan menambahkan, sinergi pertama kalinya antara BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya dengan Pemkot Surabaya dalam rangka HUT ke – 724 Kota Surabaya sudah cukup baik dan ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi.
“Rangkaian kegiatannya seru dan ramai, ada Parade Budaya dan Bunga serta Festival Rujak Uleg 2017. Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah lagi dan pastinya BPJS Ketenagakerjaan selalu mensuport kegiatan HUT Kota Surabaya lagi,” ungkap Ayu, sapaan akrabnya.
Sementara itu total peserta yang mengikuti Festival ini sebanyak 1.500 peserta, diantaranya dari Kelurahan, Kecamatan, SKPD Pemkot Surabaya, umum, hotel, tamu kehormatan dari Amerika dan ada beberapa peserta dari universitas.
Proses penjurian festival ini dibantu juri dan beberapa komunitas seperti Asosiasi PHRI, Tata Boga, Universitas Ciputra, SHS dan Forum Pengelola Objek Wisata Surabaya.
Yang dinilai adalah rujak ulegnya. Rasa masing-masing grup dan kostum juga dinilai. Ada hadiah Rp1,5 juta untuk 60 nominasi terbaik. Tapi juga banyak hadiah hiburan dari sponsor. (hari)







