GRESIK-Dihari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Selasa (28/04), Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dengan didampingi Wakil Bupati Moh. Qosim beserta forkopimda meninjau langsung sejumlah tempat pemeriksaan atau check point.
Selain Bupati dan Forkopimda Kabupaten Gresik, Direskrimum Polda Jatim Kombes Pol. Pitra Andrias Ratulangi dan Kabid TIK Polda Jatim Kombes Pol. Agus Dwi Hermawan juga turut meninjau lokasi check point.
Sasaran pertama yang ditinjau rombongan Bupati beserta forkopimda adalah exit tol Kebomas. Kemudian rombongan bergerak ke wilayah exit tol Manyar. Bupati juga meninjau lokasi check point di perbatasan Gresik-Surabaya, tepatnya di depan pabrik nippon paint.
Selanjutnya rombongan melanjutkan peninjauan ke wilayah Selatan, tepatnya di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo yang berbatasan langsung dengan Surabaya dan juga di wilayah perbatasan Gresik-Mojokerto.
Bupati menjelaskan, tujuannya melakukan peninjauan lokasi check point tersebut untuk memastikan sejauh mana kesiapan petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Satpol-PP, Petugas Kesehatan Kabupaten Gresik serta Muspika setempat dalam pelaksanaan PSBB.
Tampak Bupati Sambari mengecek sejumlah sarana prasarana di lokasi check point, diantaranya alat thermogun, hand sanitizer, alat cuci tangan, alat penyemprot disinfektan hingga persediaan masker yang rencananya akan diberikan secara gratis bagi pengendara yang tidak memakai masker.
“Pastikan semua alat dan perlengkapan sudah tersedia dan sesuai dengan protokol penanganan covid-19,” tegas Sambari.











