SURABAYA – Wabah Virus Covid-19 ini memang menjadi keprihatinan bagi semua masyarakat di semua kalangan sehingga ini sangat menguras tenaga baik pikiran dan materi.
Menindak lanjuti hasil rapat pimpinan DPRD dan Sekda Prov terkait pengalihan anggaran kunjungan kerja Anggota DPRD Jatim berkisar Rp 100 milyar untuk penanganan kasus wabah corona di Jawa Timur, Politisi asal Fraksi Partai Gerindra ini mendukung sepenuhnya.
” Sabagai wakil rakyat saya sangat prihatin dengan korban virus corona di Jatim dan segera mungkin Anggaran 100 Milyar Kunker dewan segera di realisasikan mengingat korban terus bertambah sehingga membutuhkan anggaran tak terduga untuk membantu sesama,” Terang dr. Benjamin Kristianto, Mars, Minggu ( 29/3).
Ditambahkan Benjamin bahwa sepenuhnya saya mendukung keputusan pimpinan DPRD Jatim untuk mengalihkan anggaran kunjungan kerja antar propinsi dan luar negeri dalam penanganan kasus corona di Jatim.
Disebutkan Benjamin bahwa seperti apa yang disampaikan pimpinan dewan Sahat Tua Simanjuntak bahwa pengalihan anggaran kunker tersebut dengan konsekuensi tidak ada perjalanan kunjungan kerja ke luar propinsi dan luar negeri selama setahun.
“ Memang saat ini kondisi Jatim sangat memprihatinkan akibat dampak corona dan segera mungkin mengalokasikan anggaran Rp 100 M tersebut ke lapangan.Ini sebagai bentuk keprihatinan dari Dewan Jatim untuk penanganan corona,” jelasnya.
Lebih janjut Benjamin menyampaikan saat ini di lapangan banyak para tenaga medis kekurangan APD ( Alat Pelindung Diri) dalam penanganan korban corona dan banyak masyarakat yang kebingungan mendapatkan masker sehingga meresahkan warga.
” Saya berharap anggaran 100 M itu nanti untuk pengadaan APD , Masker dan cairan Disinfektan karena alat tersebut saat ini mulai habis dan sangat di butuhkan, ” ucap Anggota Komisi E DPRD Jatim yang membidangi soal kesejahteraan Rakyat ini.
” Semoga itikat mulia dari lembaga DPRD Jatim dalam mengalihkan anggaran kunker untuk kemanusiaan ini bisa menular ke DPRD Provinsi lain, DPR RI dan DPRD Tingkat 2 serta ke pejabat se Indonesia, ” imbuh Benjamin penuh optimis. ( rofik)












