SURABAYA – UINSA patut berbangga hati, karena tahun 2019 ini adalah tahunnya UINSA dengan laboratorium FEBI yang berprestasi. Hal itu dilontarkan Sriana Dewi, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jatim saat forum serah terima bantuan dari BEI kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Senin (30/12/2019).
PT. BEI yang sudah menjadi mitra FEBI dalam pemecahan rekor MURI program menabung saham dari modal sampah yang memiliki investor terbanyak ini memberikan bantuan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan ini berupa 1 unit motor roda 3 pengangkut sampah, mesin pencacah plastik dan timbangan.
Pemberian bantuan dilakukan untuk menunjang program Laboratorium Galeri Investasi Syariah (GIS) FEBI UINSA dan Laboratorium Bank Sampah Syariah (BSS), yaitu Nabung Saham Modal Sampah (Assalam) yang selama ini sudah berjalan dan memperoleh banyak prestasi.
Selain itu, PT. BEI juga ingin mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala. “Kami ingin merubah mindset masyarakat, bahwa berinvestasi itu penting jadi tidak melulu harus dengan menabung. Karena menabung tidak menghasilkan keuntungan. Mari kita ubah saving society menjadi investing society,” ujar Ana, panggilan akrab Dewi Sriana.
Ana juga bangga dengan FEBI UINSA yang terus dapat menjalin kerjasama yang baik dengan PT. BEI. Sehingga FEBI terpilih menjadi salah satu penerima bantuan CSR. “Dari 16 GIS yang ada di Surabaya, UINSA satu-satunya kampus yang kini menjadi rujukan kampus lain dalam pengembangan investasi,” katanya.
Tentunya, ke-3 unit bantuan itu tidak lepas dari fungsinya untuk mengembangkan program Assalam di BSS. Satu unit motor roda 3 pengangkut sampah ini diharapkan agar sampah-sampah yang terkumpul bisa segera disetorkan ke pengepul. Mesin pencacah plastik dapat meningkatkan harga sampah ketika dikirim ke pengepul dalam kondisi sudah dihancurkan. Serta timbangan yang diperlukan untuk meningkatkan program BSS dan dapat dimanfaatkan seluruh civitas akademika UINSA.
Bantuan diterima langsung Rektor UINSA, Prof. H. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D. Rektor sangat mengapresiasi PT. BEI yang telah memberikan kepercayaan kepada UINSA untuk menerima bantuan. “Saya berharap, bantuan ini dirawat dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Sehingga memberikan manfaat kepada mahasiswa sebagai bahan pembelajaran. Makna bantuan ini tidak dihitung dengan nilai, tapi simbol kepercayaan dari BEI ke FEBI, ini yang lebih penting,” ujar Rektor.
Rektor menambahkan, kerjasama antara BEI dan FEBI UINSA dapat terus ditingkatkan kiprahnya di 2020 mendatang. “Sekarang roda tiga, siapa tahu tahun depan roda 4,” kelakar Prof. Masdar yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan para undangan yang hadir.
Sedangkan Dekan FEBI Dr. H. Ah. Ali Arifin, MM., juga menyampaikan rasa bangganya atas bantuan yang diterima untuk mendukung pengoperasionalan Lab GIS dan BSS. “Saya sampaikan terimakasih kepada Rektor dan jajarannya yang telah men-support kami. Kepada BEI yang telah memberikan bantuan material dan non material, semoga kerjasama ini berlangsung lebih produktif,” ujarnya.
Usai menerima secara simbolis di ruang sidang Ibnu Rusyd Lt. 7 FEBI, dilakukan pula pemotongan pita, serta penyerahan fisik bantuan di Halaman depan Gedung FEBI UINSA. Hadir juga Kepala Laboratorium Dr. Hj. Fatmah, S.T., M.M., jajaran dekanat FEBI, Dosen, Mahasiswa Pengurus Laboratorium FEBI, serta perwakilan KP BEI Jatim.











