BIDIK NEWS | MALANG – Kurang dari waktu satu bulan pelaksanaan Pemilu 2019, tim pensuksesan pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin semakin berbenah. Berkaca pada pemilunsebelumnya, Malang Raya diyakini merupakan basis dari Jokowi. Untuk itu, di kawasan Malang Raya ini diharap bisa meraih 75 persen suara untuk kemenangan paslon 01 Jokowi – Ma’ruf Amin.
Dalam momentum preskon tim pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin, Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari, di Rumah Pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jl Sultan Agung, Kota Malang, Minggu (24/3/2019) sore.
“Malang Raya yang meliputi Kab Malang, Kota Malang dan Kota Batu ini merupakan basis dari pasangan Capres Jokowi-Ma’ruf Amin. Makanya, target kami di sini bisa meraih 70 persen suara,” kata Sri Untari dalam sambutannya.
Sekretaris PDI-P Malang yang juga Caleg DPRD Jatim dari Dapil Malang Raya ini, mengatakan jika target tersebut sangat logis. Bagaimana tidak, selain basis massa pendukung Jokowi-Ma’ruf, target itu bercermin pada hasil Pilpres 2014 lalu.
Keyakinan yang mendasari keyakinan Sri Untari dan tim, ada pada hasil survei yang dilakukan internal PDIP bersama partai lain, pendukung Capres nomor urut 01 ini. Menurut Sri Untari, hasil Pilpres 2014 yang lalu di Kota Batu mencapai 50 persen, Kota Malang 59 persen sedangkan Kabupaten Malang 61 persen. Dan diyakininakan tetap mendominasi pada tahun 2019 ini. Karenanya, untuk wilayah Jatim, Capres Jokowi-Ma’ruf ditargetkan mampu meraih 70 persen. Target tersebut diyakini bisa terealisasi.
“Pak Jokowi dalam kampanye terbuka 25 Maret 2019 nanti dipastikan datang langsung di tiga daerah Jatim,” sambung Untari.
Sementara itu, kampanye tertutup di Kota Malang itu akan dilaksanakan di GOR Ken Arok besok malam. Ketika mengapa harus menggrlar acara di GOR Ken Arok, Untari menjelaskan jika sosok Ken Arok merupakan simbol kejayaan Kerajaan Singosari.
“Harapan kami, tuah Ken Arok bisa menaungi Pak Jokowi. Masyarakat harus tau kebaikan Pak Jokowi, bagaimana beliau sedikit makan memperbanyak puasa, jarang tidur untuk tirakat. Beliau terlalu mencintai Bangsanya” tutup mantan anggota DPRD Kota Malang itu.
Senada dengan Sri Untari, Ketua PDI-P Malang juga optimistis kampanye Jokowi di Kota Malang yang digelar tertutup bakal dihadiri ribuan massa. Kuota yang disiapkan adalah lima ribu kuota, namun wanedi tidak bisa melarang jika masyarakat yang datang untuk mendukung Jokowi lebih dari itu. Namun antisipasi ekstra telah ia dan tim persiapkan.
“Kapasitas GOR Ken Arok itu kurang lebih lima ribu orang, jika yang datang lebih dari itu saya tidak bisa melarang. Setidaknya, jika tidak bisa masuk, kami akan siapkan tiga layar lebar di samping dan di depan GOR,” jelasnya.
Karena itu, baik Sri Untari maupun Wanedi meyakini jika massa pendukung bakal memenuhi kampanye Jokowi di Malang. Salah satu kewaspadaan yang akan dipersiapkan adalah bagaimana agar lalulintas di seputar lokasi acara tidak terlalu macet. Kata Wanedi diakhiri dengan ungkapan maaf. (Doi)











