BIDIK NEWS | SURABAYA – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo menggelar Pasar Murah di Pasar Turi Baru, Selasa (4/12). Kegiatan ini rangkaian HUT BPJS Ketenagakerjaan ke-41 tahun. Sekaligus program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan tahun 2018.
Dalam Pasar Murah ini, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo menyediakan sebanyak 350 paket sembako murah atau bahan pokok. Antara lain minyak goreng (migor) 4 liter, mie instan 5 bungkus, beras 5 kilogram, dan gula pasir 2 kilogram.
Untuk penyaluran sembako murah itu, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo menggandeng Perisai andalannya, yakni Yayuk Wahyuningsih, ketua Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Kota Surabaya. Serta ketua GMDM Jatim, Siswanto.
“Paket sembako itu kami jual hanya dengan Rp 75 ribu saja atau sudah kita diskon 50 persen, jadi murah sekali. Makanya kegiatan ini kami namakan ‘Pasar Murah’, karena harganya cukup murah dan terjangkau oleh masyarakat,” kata Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Poedji Santoso didampingi Kabid Pemasaran Ferina Burhan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Poedji, dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Natal dan Tahun baru. Dimana harga-harga kebutuhan pokok selalu melonjak.
Selain itu juga bagian dari sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya bagi peserta disektor mandiri atau Bukan Penerima Upah (BPU).
“Kami akan terus melakukan sosialisasi memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat jaminan sosial jangka panjang BPJS Ketenagakerjaan. Termasuk jaminan yang didapatkan bila terjadi kecelakaan kerja atau meninggal dunia, untuk perlidungan diri dan keluarga melalui BPJS ketenagakerjaan.
Terbukti dalam kegiatan Pasar Murah ini, juga diserahkan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada almarhum Soemitro dan Adi Setya Ardiyanto. Keduanya meninggal dunia, tapi bukan karena kecelakaan kerja.
“Meski meninggal’nya bukan karena kecelakaan kerja, BPJS Ketenagakerjaan tetap memberikan santunan kematian masing-masing sebesar Rp 24 juta yang kami berikan kepada ahli waris korban,” ujar Poedji.
Sementara itu, sebagai kepanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo. Sosok Perisai dengan GMDM Kota Surabaya yang memiliki ribuan anggota dari beragam lintas konunitasnya, diakui Poedji sangat banyak memberikan konstribusi dalam hal penambahan peserta baru, khususnya sektor BPU.
“Saat ini jumlah peserta BPU kita dari kontribusi Perisai cukup besar mencapai 7000 orang. Atau sudah mencapai 95 persen dari target kita sebanyak 9000 peserta BPU. Dan kami sangat optimis hingga akhir tahun akan tercapai,” pangkas Poedji. (hari)











