BIDIK NEWS | GRESIK. Mahasiswa yang mempelajari program study ilmu sosial dan politik, apalagi ada mata kuliah pemilu, maka kunjungan dan belajar di rumah pintar pemilu di lingkungan KPU Gresik adalah sudah tepat, demikian disampaikan salah satu Komisioner KPU Kabupaten Gresik Makmun saat menerima kunjungan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Senin (12/11).
” Belajar itu bisa dilakukan dengan bermacam cara, bisa membaca di buku, membaca di alam sekitar, bertanya pada tokoh yang berkompeten, dan kedatangan mahasiswa UIN Sunan Ampel di KPU Gresik untuk menggali berbagai informasi yang berhubungan dengan pemilu yang sudah berlalu, semoga bisa menambah pengetahuan serta wawasan tentang pemilu “, papar Makmun dihadapan mahasiswa.

Wakil Dekan 3 Habib Mustofa yang mengantar mahasiswa untuk belajar di KPU Gresik berharap agar kunjungan ini bisa menambah wawasan dan kopetensi pendidikan karakter ,” Dengan belajar dan berkunjung ke runah pintar pemilu milik KPU Kabupaten Gresik, kami berharap mahasiswa yang berkunjung ini memanfaatkan untuk belajar, membaca data dan tabel yang terpampang terkait perolehan suara masing masing partai, terkait hasil perolehan suara untuk pilkada, dan sejumlah referensi yang berkaitan dengan pemilu, sehingga mahasiswa semakin paham pentingnya pemilu dan lembaga penyelenggara pemilu yang kredibel,” jelasnya.
Sejumlah mahasiswa banyak bertanya pada pembimbing dari pegawai KPU terkait kota santri namun partai berbasis agama belum bisa mayoritas meraup suara.
Oleh pembimbing dijawab kalau kota Gresik adalah masyarakat terbuka dan urban, sehingga partai nasionalis bisa meraup suara , dan perolehan suara tersebut juga tidak semata mata hanya dari juru kampanye, tetapi dari profil dan kebiasaan si caleg, juga saat menjadi anggota legislatif itu apa sering komunikasi dengan konstituennya. ( ali)










