BIDIK NEWS | SURABAYA – Rumah Dinas Kepala Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya, jalan Pemuda 82-90 Surabaya, di bobol maling.
Pasalnya sejumlah barang berharga raib dibawa kabur antara lain dompet berisi uang, KTP, sejumlah kartu ATM dan sejumlah dokumen lain serta membawa hp.
Pencurian itu terjadi sekitar pukul 11.15 wib, jumat (12/10). Disekirar rumah orang – orang melaksanakan ibadah sholat jumat.
Diketahui pemilik rumah itu bernama Redno Desy Swasti yang tinggal bersama keluarga dan anaknya.
Dicky Reno Pratomo, (anak korban) inilah yang mengetahui awal kejadiannya, merasa janggal pintu dalam keadaan terbuka.
“Setelah di cek, barang – barang berharga sudah raib di bawa kabur maling,” Ujar Dicky.
Kemudian Dicky bersama Ibunya mengecek rekaman CCTV yang terpasang di sekitar rumah dinas itu. Dan benar, CCTV merekam seorang pria berhelm, berjaket menggunakan motor matic warna merah masuk ke dalam tempat tinggalnya itu.
Setelah tau rumahnya dibobol maling, Dicky bersama ibunya melaporkan kejadian itu ke Polsek Genteng.
Sementara itu, Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan membenarkan tentang adanya laporan kejadian rumah Kepala Dinas RRI telah di masuki maling.
“Laporan polisi baru kita terima siang tadi mas,” Kata Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan, Sabtu (13/10).
Ari menambahkan, kasus ini akan menjadi perhatian dan sementara ini kami melakukan olah Tempat Kejadian Perkar (TKP) di rumah pelapor guna mencari petunjuk sebagai barang bukti. Seperti rekaman CCTV.
“Masih penyelidikan mas mohon waktu anggota masih bergerak untuk mencari pelaku,” Pungkas Kapolsek Genteng Kompol Ari Trestiawan kepada Bidik
Akibat kejadian yang dialami Kepala Stasiun RRI Redno Desy Swasti kerugian mencapai jutaan rupiah.(Riz)










