BIDIK NEWS | BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi menggelar workshop yang diikuti puluhan karyawan.
Workshop ini digelar dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Strategi Bisnis (RSB) RSUD Blambangan Banyuwangi tahun anggaran 2019-2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aston Banyuwangi Hotel and Conference itu, diagendakan selama dua hari, sejak tanggal 2 – 3 Agustus 2018, dengan menghadirkan narasumber ahli RSB Rumah Sakit dari Jakarta dan Pekalongan Jawa Tengah.
“Kita ingin RSUD Blambangan secara bisnis tidak rugi dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ucap dr. Taufik Hidayat, Direktur RSUD Blambangan Banyuwangi, Kamis (03/08).
Menurut dr. Taufik, dengan kegiatan workshop RSB ini, akan menjadi guide atau penuntun arah pada saat melakukan kegiatan di RSUD Blambangan.
“Kita ingin dalam waktu lima tahun kedepan sudah punya acuan, visinya apa, misinya apa, dan target yang mau dicapai apa, serta upaya untuk mencapai target atau sasaran caranya seperti apa,” imbuhnya.
Sehingga, lanjut dr. Taufik, pihaknya berharap lima tahun yang akan datang bisa tercapai, dan secara bertahap sudah dikerjakan. Yang paling penting pihaknya ingin di tahun 2019 nanti, RSUD Blambangan menjadi Rumah Sakit Pendidikan. Saat ini RSUD Blambangan masih sakit type B non pendidikan.(nng)











