BIDIK NEWS | GRESIK – Guna menjaga pasokan listrik ke masyarakat tetap stabil dan tanpa gangguan, PLN yang mengurusi jaringan terutama untuk saluran tegangan tinggi dan saluran ekstra tinggi, melakukan sosialisasi di balai Kelurahan Indro , Senin pagi (9/4) terkait ada warga Kelurahan Indro yang membangun rumah di dekat SUTT dan memungkinkan ada bahaya. Tampak Lurah Indro, Muspika, dan warga yang dekat dengan SUTT.
Menejer Jaringan PT PLN dalam sosialisasi mengatakan bahhwa banyak tugas berat menjadi ringgan ketika dibantu akan adanya pasokan listrik,” Dulu ketika belum ada listrik masuk desa, cuci baju pakai tangan sementara saat inii pakai mesin cuci, dulu memasak pakai kompor minyak tanah atau bahkan elpiji, dengan adanya kompor listrik menjadi irit, bahkan masak semakin hemat denggan adanya rice cooker, menimba air di sumur juga tiidak perlu berkeringat, cukup hanya menekan skakelar maka air sudah mengalir, semua kemudahan ini akkan terganggu kalau produksi listrik di pembangkit tidak lancar, dan juga distribusi listrik yang terganggu seperti bangunan atau tiang yang dekat dengan kabel SUTT dan SUTET,” jelasnya.
Prayitno, warga Jl Darmo Sugondo RT 05 RW 04 Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, diketahui oleh tim jaringan PLN bangunan lantai 2 berupa lantai beton cor berada pada jarak 13,4 meter dari kabel SUTT, padahal di atas lantai tersebut dibuat bangunan lagi.
Seperti dalam surat dari PLN kepada Prayitno bahwa berdasar peraturan Menteri Energi SDM yang menyatakan jarak bebas minimum vertikal dan horizontal yang diizinkan antara SUTT 150 KV dengan bangunan adalah 5 meter.
Sedang jarak bebas minimum horizontal dari saluran vertikal minimum / tiang SUTT 10 meter.
Komandan koramil Kebomas Kapten Sali yang ikut memberikan pencerahan ,” Membangun ditanah sendiri adalah hak, namun kalau gara gara membangun di tanah sendiri, dan salah satu keluarga kita kena medan magnet, atau gara gara bangunan dari salah satu warga, menyebabkan distribusi listrik terganggu se Jawa, Bali, dan Madura, maka siapa yang rugi ? Mari kita membangun rumah dengan aman, otomatis memperhatikan masukan dari PLN karena memang bangunan ini dekat dengan kabel saluran udara tegangan tinggi,” jelasnya. ( ali)







