• Beranda
  • CARRIER
  • DISCLAIMER
  • Dukungan
  • Home 1
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kantor Bidik
  • kantor Depan bidik
  • Kebijakan Privacy
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tarif Iklan Cetak
  • Tarif Iklan Online
  • TENTANG KAMI
  • Terms of Service
Bidik.news
Baner Iklan
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
No Result
View All Result
Bidik.news
No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM
Home POLITIK

DPRD Jatim Soroti Pelayanan Kinerja RSUD Dr Soetomo

Rofik hardian by Rofik hardian
1 year ago
in POLITIK
Reading Time: 3 mins read
0
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim M.Satib

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim M.Satib

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA l bidik.news – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo kembali menjadi sorotan. Kali ini sorotan datang dari Anggota DPRD Jawa Timur yang dipersulit saat hendak melakukan Check MRI (Magnetic Resonance Imaging) di rumah sakit rujukan terbesar di Jawa Timur itu.

Anggota DPRD Jawa Timur M Satib ini mengaku dirinya mengalami cidera lengan kiri dan ingin melakukan pengobatan MRI di RSUD dr Soetomo. Namun kemudian oleh dokter yang menangani diminta untuk melakukan tes laboratorium termasuk tes darah.

“Ini pengalaman saya pribadi, cukup kaget ketika ke Dr Soetomi ketika mau melakukan MRI saat lengan tangan kiri cidera gangguan syaraf,” ungkap M Satib pada Senin ( 6/1/2025 ).

Magnetic resonance imaging (MRI) merupakan pemeriksaan organ tubuh yang dilakukan dengan menggunakan teknologi magnet dan gelombang radio.

Prosedur MRI dilakukan sebagai salah satu pemeriksaan penunjang, dan alat bantu untuk dokter dalam mendiagnosis masalah kesehatan dengan menghasilkan gambar organ, jaringan, dan sistem rangka dengan resolusi tinggi. Agar bisa membantu dokter untuk menentukan gangguan dan menemukan cara pengobatan yang tepat untuk gangguan kesehatan, dan mengevaluasi efektivitas terapi.

Awalnya, Politisi Partai Gerindra ini datang sebagai pasien umum non bpjs mengikuti prosedur yang ditentukan RSUD yang terletak di Jl Karang Menjangan Surabaya itu. Ketika mengajukan pelayanan MRI, dirinya diminta cek darah terlebih dahulu. Dari hasil uji lab itu kemudian diketahui organ Ginjal bermasalah, lalu dikasih resep dan disuruh menunggu sampai habisnya obat selama 15 hari.

“Setelah obat habis, saya datang lagi. Saat meminta layanan MRI, saya disuruh tes darah lagi. Setelah dites darah, ternyata Ginjal saya ini masih harus diobati lagi. Sedangkan disatu sisi, çidera membuat bahu tangan kiri saya semakin mengecil,” urai Satib yang mengaku datang berobat ke RSUD dr Soetomo bisa mendapatkan layanan yang cepat dan lebih baik daripada rumah sakit lainnya.

Melihat pelayanan seperti ini, Satib lalu bertanya-tanya ke sejumlah perawat RSUD Soetomo ini. Ternyata jawabannya sama, bahwa prosedur MRI harus melalui tes darah dulu. Kata para perawat, Persyaratan ini berlaku untuk siapapun. Tidak peduli itu pasien biasa/umum maupun pejabat termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Termasuk non BPJS dan membayar sendiri seperti saya, syaratnya sama tes darah dulu, penjelasan inilah yang membuat saya kaget,” sebutnya.

Merasa tidak yakin dengan jawaban pihak RS, Satib mencoba bertanya ke salah satu koleganya yang kini menjabat Direktur Utama RSUD di provinsi lain. Apakah tes laboratorium itu menjadi syarat sebelum penanganan MRI.

“Jawaban direktur RSUD itu, ternyata tidak ada kaitannya Tes Lab dengan MRI. Disitulah saya paham, ternyata tidak ada kaitannya MRI dengan TesLab dan sebagainya, karena MRI itu hanya scan atau memotret saja,” terang Satib.

Setelah mendapat penjelasan dari koleganya itu, Satib bergegas mencoba ke Rumah Sakit Swasta di Surabaya minta pelayanan MRI. “Ternyata betul tidak ada kaitannya sama tes lain,” sahutnya.

Di RS Swasta itu, dirinya Langsung dijadwal dan bisa melakukan MRI tanpa harus melalui syarat tes laboratorium satu hari kemudian. “Saya bahkan coba lagi ke rumah sakit swasta lainnya, ternyata bisa langsung ditangani MRI tanpa prosedur macam-macam yang cenderung mempersulit pelayanan,” tukas Satib.

Akhirnya Ia berkesimpulan, di RSUD dr Soetomo ini kalau ada pasien kondisi kritis lalu disuruh tes lab seperti ini terlalu lama, bukan sembuh tapi malah semakin parah.

“Pelayanan inilah yang harus menjadi perhatian rumah sakit dr Soetomo yang bukan hanya menjual obat tapi juga mengutamakan pelayanannya. Apalagi ini milik pemerintah,” geram Satib.

Tindakan prosedur semacam ini jelas mempersulit pasien. Anggota DPRD yang memiliki hak protokoler melekat saja diberi pelayanan bertele-tele, padahal membayar. Apalagi kepada pasien umum yang menggunakan BPJS. Pihaknya menduga masyarakat biasa Pasti lebih dipersulit dan dibuat bertele-tele jauh lebih parah dibanding anggota DPRD.

“Kalau dibanding dengan rumah sakit swasta ternyata jauh lebih cepat tanggap pelayannya, karena tak ada kaitannya MRI dengan tes darah atau tes lab lainnya,” papar Satib.

Satib lantas menyesali pelayanan RS Soetomo tidak sebaik yang diharapkan. Ia menyarankan, manajamen RS Dr Soetomo harus meninjau ulang harus diubah dan diperbaiki total. Anggota DPRD bagian dari pejabat pemerintah provinsi jawa timur saja tidak dilayani sesuai prosedur yang cepat.

“Apalagi masyarakat biasa atau pasien umum,” pungkasnya penuh kecewa dan tidak mau lagi kembali berobat ke RSUD dr Soetomo sebelum dilakukan perbaikan pelayanan kepada pasien. ( Rofik )

Related Posts:

  • IMG-20250318-WA0013
    Ketua Komisi E DPRD Jatim Minta Penetapan KRIS Ditunda
  • IMG-20221003-WA0019
    Komisi E DPRD Jatim dan Seluruh Dirut Rumah Sakit…
  • IMG-20220908-WA0036
    Pastikan Warganya Dapat Pelayanan Terbaik , dr Agung…
  • WhatsApp Image 2024-02-19 at 16.04.56
    Jawara Gerindra Dapil Jember Lumajang M.Fawaid Pecah Rekor
  • IMG-20230117-WA0112
    Komisi E DPRD Jatim Warning Rumah Sakit Pulangkan…
  • IMG-20231224-WA0002
    Sambut Libur Nataru, Komisi E DPRD Jatim Minta…
Previous Post

Program Makan Bergizi Gratis di Jatim, Ini Catatan Anggota Komisi E DPRD Jatim Jairi

Next Post

Gelar Edufair 2025, MGBK SMA Kota Kediri Kenalkan Dunia Perguruan Tinggi se-Jawa

Rofik hardian

Rofik hardian

RelatedPosts

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif
EKBIS

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

by Haria Kamandanu
16/01/2026
0

  SURABAYA | bidik.news - Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) menyebutkan kinerja penjualan eceran pada Desember 2025 tetap tumbuh positif...

Read moreDetails
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

Dihadiri Wagub Emil, PKDI Jatim Siap Sukseskan Program Nasional Meski Fiskal Desa Terbatas

16/01/2026

Kakanwil dan Kalapas se-Jatim Panen Raya Semangka di Banyuwangi

16/01/2026

TPS Perluas Ruang Terbuka Hijau

16/01/2026

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Kesiapsiagaan Bencana Harus Dipersiapkan Sejak Sekolah

15/01/2026
Next Post
Gelar Edufair 2025, MGBK SMA Kota Kediri Kenalkan Dunia Perguruan Tinggi se-Jawa

Gelar Edufair 2025, MGBK SMA Kota Kediri Kenalkan Dunia Perguruan Tinggi se-Jawa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bidik.news

Bekerja dengan Mata Hati

Follow Us

Recent News

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya Desember 2025 Tetap Tumbuh Positif

16/01/2026
PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

PA Gresik Gandeng YLBH FT, Disnaker, Kominfo, dan Kadin Lindungi Hak Perempuan dan Anak Korban Perceraian

16/01/2026
  • TENTANG KAMI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privacy
  • DISCLAIMER
  • CARRIER
  • Tarif Iklan Online
  • Tarif Iklan Cetak
  • Dukungan

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.

No Result
View All Result
  • HOME
  • HUKUM KRIMINAL
  • JAWA TIMUR
    • BANYUWANGI
    • GRESIK
    • JEMBER
    • KEDIRI
    • KOTA BATU
    • LAMONGAN
    • MADIUN
    • MAGETAN
    • MALANG
    • MOJOKERTO
    • NGAWI
    • PACITAN
    • PAMEKASAN
    • PASURUAN
    • SAMPANG
    • SIDOARJO
    • SITUBONDO
    • SUMENEP
    • TRENGGALEK
    • TUBAN
    • TULUNGAGUNG
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • PENDIDIKAN
  • KABAR DESA
  • EKBIS
    • EKONOMI
  • GADGET
  • HIBURAN
  • PILKADA
  • WISATA
  • Seni dan Budaya
  • HANKAM

© 2025 PT Pulitzer Indonesia Media-IT Bidiknews.